Mata kuliah ini membekali mahasiswa dengan kemampuan menerapkan prinsip dasar biologi, kimia, fisika, ilmu tanah, botani, dan agronomi melalui kegiatan praktikum untuk mengidentifikasi karakteristik tanah, morfologi tanaman, serta proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman kelapa sawit, dilanjutkan dengan pengamatan, pengukuran, analisis data, dan evaluasi kondisi pertumbuhan tanaman guna merumuskan rekomendasi praktik budidaya kelapa sawit yang efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Mempelajari penerapan teknologi digital, IoT, kecerdasan buatan, penginderaan jauh, dan sistem informasi geografis untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan pengelolaan perkebunan kelapa sawit
Mempelajari tentang keanekaragaman makhluk hidup di lingkungan perkebunan kelapa sawit yang mendukung peningkatan produktivitas lahan
Mata kuliah ini membahas kemampuan mengelola diri secara efektif melalui penguatan karakter, etika profesional, pengelolaan waktu, emosi, stres, komunikasi, serta perencanaan karier dan keuangan. Mahasiswa dibimbing untuk membangun kebiasaan positif dan kesiapan kerja di lingkungan agribisnis dan perkebunan kelapa sawit melalui diskusi, praktik, dan proyek terstruktur.
Mempelajari tentang Struktur Botani dan Morfologi Tanaman Kelapa Sawit
Mempelajari konsep dan fungsi-fungsi dasar manajemen (perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan) serta penerapannya dalam pengelolaan operasional kebun dan perusahaan perkebunan melalui pembelajaran berbasis proyek.
Mempelajari Konsep Dasar Ilmu Tanah dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan
Mempelajari prinsip dan konsep dasar agronomi dalam mendukung pertumbuhan, perkembangan, dan produktivitas tanaman perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan
Mata kuliah ini membahas konsep dasar sosiologi, karakteristik sosial-budaya masyarakat perkebunan, interaksi dan struktur sosial, serta kelembagaan desa/perkebunan. Sosiologi Perkebunan juga mempelajari dinamika konflik agraria, kapitalisme perkebunan, pembangunan, kesejahteraan, lingkungan, dan peran negara serta  mengevaluasi berbagai fenomena sosial yang terjadi dalam masyarakat perkebunan.
Mempelajari dasar-dasar biologi, kimia, dan fisika sebagai fondasi ilmu pertanian, meliputi struktur dan fungsi kehidupan tanaman, sifat dan reaksi kimia tanah-air-tanaman, serta prinsip fisika dasar yang mendasari sistem produksi pertanian.