Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan kemampuan berpikir kritis, perancangan desain penelitian kuantitatif, pengukuran variabel, teknik sampling, analisis data kuantitatif, serta penyusunan proposal kajian saintifik berbasis bukti.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis isu kesehatan reproduksi, konsep dan hak-hak kesehatan reproduksi berbasis siklus hidup, serta perancangan program edukasi dan advokasi kebijakan kesehatan reproduksi berbasis bukti.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL), konsep kesehatan lingkungan lanjutan, serta perancangan dan evaluasi program intervensi kesling berbasis bukti.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis risiko K3, prinsip-prinsip keselamatan kerja lanjutan, serta perancangan dan evaluasi sistem manajemen K3 (SMK3) di berbagai sektor industri.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis masalah gizi masyarakat, konsep dasar gizi kesmas, serta perancangan dan evaluasi program intervensi gizi berbasis bukti.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai metode epidemiologi lanjutan, analisis tren dan pola penyebaran penyakit, validitas studi (bias dan confounding), serta perancangan dan evaluasi studi berbasis bukti (evidence-based public health).
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai konsep lanjutan promosi kesehatan, strategi pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan sistem komunikasi dan advokasi kesehatan berbasis bukti.
Mata kuliah ini membahas konsep biostatistik inferensial, pengelolaan data kuantitatif, uji beda statistik parametrik dan non-parametrik, analisis korelasi, regresi, serta interpretasi hasil analisis data dalam penelitian kesehatan masyarakat.
Mata kuliah ini membahas konsep teoritis administrasi dan kebijakan kesehatan (AKK), konsep kepemimpinan, manajemen, komunikasi kesehatan, dan advokasi, serta perencanaan, implementasi, dan evaluasi program intervensi kesehatan masyarakat yang responsif.