Rekrutmen tenaga penjualan
Rekrutmen tenaga penjualan
Menurut Nawawi (2000:167), Rekrutmen adalah
proses mendapatkan sejumlah calon tenaga kerja yang kualifaid untuk
jabatan/pekerjaan utama di lingkungan suatu organisasi atau perusahaan. Sasaran dari perekrutan adalah untukmenyediakan pasokan
tenaga kerja yang cukup untuk memenuhi kebutuhan organisasi. Tujuan rekrutmen : untuk mendapatkan orang yang tepat bagi suatu jabatan
tertentu, sehingga orang tersebut mampu bekerja secara optimal dan dapat
bertahan di perusahaan untuk waktu yang lama. Menurut Gomes (2003:105), alasan perusahaan melakukan perektutan adalah
: 1. Berdirinya
organisasi baru. 2. Adanya
perluasan (ekspansi) kegiatan organisasi. 3. Terciptanya
pekerjaan-pekerjaan dan kegiatan-kegiatan baru. 4. Adanya
pekerjaan yang pindah ke organisasi lain. 5. Adanya
pekerja yang berhenti, baik dengan hormat maupun tidak dengan hormat sebagai tindakan preventif. 6. Adanya
pekerja yang berhenti karena memasuki usia pension. 7. Adanya
pekerja yang meninggal dunia. Ada empat
langkah efektif dalam merekrut tenaga penjualan : 1. Menentukan
profil kandidat Penentuan
profil kandidat seorang sales perlu ditetapkan sebelum melakukan rekrutmen. Hal
ini dilakukan agar kandidat yang masuk ke dalam perusahaan sesuai dengan
kebutuhan korporasi. Cth : Profil seperti hard working, good
looking, integritas, likeability, dan antusiasme 2. Melihat Applicant Pool Yaitu penentuan sumber kandidat tenaga
penjualan, saat melakukan rekrutmen perlu
ditentukan lokasi, daerah, ataupun metode yang digunakan. Perusahaan
tinggal menyesuikan mana yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan Cth : Campus recruitment, open recruitment, job
fair, serta walk in interview 3. Selection Perusahaan
dapat memberikan tes secara bertahap untuk menjaring tenaga sales yang sesuai. Pada tahap ini, biasanya peran HRD cukup
dominan. Satu hal penting untuk diperhatikan
dalam tahap ini adalah efektifitas metode seleksi. Perusahaan jangan terjebak membuat tes yang begitu banyak
namun belum tentu efektif. 4. Attraction Tahap
ini adalah tahap akhir dimana perusahaan berupaya menarik perhatian kandidat
untuk bergabung. Penawaran paket remunerasi yang menarik,
nama besar perusahaan, serta fleksibilitas kerja adalah beberapa hal yang dapat
digunakan untuk menarik minat kandidat agar mau bergabung.