4.2 Kriteria Pemilihan Media Pembelajaran

Pemilihan media pembelajaran merupakan salah satu langkah strategis dalam proses pembelajaran karena media berfungsi
sebagai sarana penyampaian pesan dari pendidik kepada peserta didik. Media pembelajaran yang dipilih secara tepat dapat meningkatkan efektivitas penyampaian materi, memperjelas Media Pembelajaran konsep yang abstrak, serta meningkatkan motivasi belajar siswa. Menurut Sadiman et al. (2009), pemilihan media harus mempertimbangkan kesesuaian antara tujuan pembelajaran, karakteristik materi, dan karakteristik peserta didik agar media
dapat berfungsi secara optimal dalam mendukung pencapaian tujuan pembelajaran.

Salah satu kriteria utama dalam memilih media pembelajaran adalah relevansi dengan tujuan pembelajaran. Media yang digunakan harus mampu memfasilitasi pencapaian tujuan instruksional secara spesifik dan terukur. Media yang tidak sesuai dengan tujuan justru dapat mengganggu fokus pembelajaran dan menimbulkan kebingungan di kalangan peserta didik. Arsyad (2015) menyebutkan bahwa keberhasilan pemanfaatan media
sangat bergantung pada sejauh mana media tersebut mampu merepresentasikan kompetensi dasar yang ingin dicapai dalam kegiatan pembelajaran.

Kriteria kedua yang tidak kalah penting adalah kesesuaian dengan karakteristik peserta didik, seperti usia, tingkat perkembangan kognitif, latar belakang budaya, dan pengalaman belajar sebelumnya. Media harus mampu menarik perhatian peserta didik, mudah dipahami, serta tidak menimbulkan
interpretasi yang menyimpang. Dalam konteks ini, penggunaan media yang terlalu kompleks untuk anak usia dini, misalnya, akan mengurangi efektivitas proses belajar. Penelitian oleh Mayer (2009) menekankan pentingnya prinsip desain multimedia

Last modified: Monday, 6 April 2026, 3:20 PM