15.5 Cara & Tips Manajemen Waktu Yang Baik Serta Dampak Manajemen Waktu Yang Buruk
Cara Manajemen Waktu Yang Baik
1. Membuat Daftar Agenda
Hal pertama yaitu membuat suatu daftar agenda, yang berisikan tentang berbagai poin-poin penting mengenai tugas yang harus dilakukan dan selesaikan dengan waktu yang telah ditentukan.
2. Mengatur Prioritas utama
Agar waktu yang digunakan produktif, harus juga bisa mengatur apa yang menjadi Prioritas utama dibandingkan dengan kepentingan pribadi. Misalnya saja, lebih baik mengerjakan suatu tugas atau PR sekolah dibandingkan menonton film kesukaan.
3. Belajar mengenali waktu produktif
Dalam keseharian, akan mengenali dimana suatu waktu produktif yang tepat. Jika telah mengenali waktu yang dipunya, kerjakanlah tugas-tugas tersulit. Karena di waktu produktif tersebut akan jauh lebih mudah mengembangkan pola pikir.
4. Jangan menunda-nunda waktu
Waktu sangat berharga dalam hidup, jadi jangan pernah ditunda-tunda. Tugas yang seharusnya kamu lakukan, lakukanlah sekarang. Jangan biarkan waktumu terbuang dengan sia-sia saja.
5. Fokus terhadap apa yang telah menjadi prioritas dan daftar agenda
Jika waktu telah terbagi dengan baik dan fokuslah terhadap apa yang telah menjadi prioritas utama dan daftar agenda yang telah kamu buat. Lakukanlah itu sebaik mungkin step by step.
6. Abaikan gangguan yang ada disekitar
Supaya semua tugas-tugas yang telah dirincikan berjalan dengan efisien, jauhi dan abaikan berbagai gangguan-gangguan yang ada disekitarmu.
Ada lima cara untuk meningkatkan produktivitas hari kerja Sales Executives :
1. Memperpanjang jam kerja harian.
2. Setia pada jadwal kerja.
3. Memanfaatkan seluruh waktu kerja.
4. Mempergunakan segala peralatan
5. Tidak mengandalkan daya ingat sendiri.
Tips Manajemen Waktu
1. Memiliki suatu tujuan yang jelas.
2. Membuat suatu skala prioritas.
3. Berani mengatakan tidak ketika akan mendapatkan tugas yang tidak prioritas.
4. Jangan menunda suatu pekerjaan.
5. Mendelegasikan suatu tugas dan jaga kesehatan.
Dampak Manajemen Waktu Yang Buruk
1. Melewati suatu batas waktu yang ditentukan (deadlines).
2. Work flow atau juga alur kerja yang kurang efisien.
3. Kualitas kerja yang menjadi buruk.
4. Memiliki suatu reputasi profesional yang negatif.
5. Meningkatkan stress atau tekanan kerja dalam kehidupan sehari-hari.
6. Ketidakseimbangan kehidupan yang akan terjadi.
7. Kesempatan karir yang stagnan atau mungkin juga akan menurun.