Bekal Awal Pengapresiasi Sastra
Bekal Awal Pengapresiasi Sastra
Bekal kal awal yang harus dimiliki seorang calon apresiator antara lain:

1. kepekaan emosi atau perasaan sehingga pembaca mampu memahami dan menikmati unsur-unsur keindahan yang terdapat dalam cipta sastra,
2. pemilikan pengctahuan dan pengalaman yang berhubungan dcngan masalah kehidupan ini secara intensif-kontemplatif maupun dengan membaca buku-buku yang berhubungan dengan masalah humanitas, misalnya buku filsafat dan psi kologi,
3. pemahaman terhadap aspek kebahasaan,
4. dan pemahaman terhadap unsur-unsur intrinsik cipta sastra yang akan berhubungan dengan telaah teori sastra.
Kemampuan untuk mengapresiasi cipt a sastra seseorang harus secara terus menerus menggauli karya sastra. Pemilikan bekal pengetahuan dan pengalaman dapat diibarat kan sebagai pemilikan pisau bedah, sedangkan kegiatan menggauli cipta sastra itu sebagai kegiatan pengasahan sehingga pisau itu menjadi tajam dan semakin tajam, yakni jika pcmbaca itu semakin sering dan akrab dengan kegiatan membaca sastra. Lebih lanjut, seperti telah disinggung, di depan, kepekaan emosi dan perasaan itu bukan hanya berhubungan dengan kegiatan penghayatan dan pemahaman nilai-nilai keindahan, inclainkan juga berhubungan dengan usaha pemahaman kandungan makna dalam cipta sastra yang umumya bersifat konotatif. Konotasi makna dalam cipta sastra itu terjadi karena kata-kata dalam cipta sastra itu terwujud dalam endapan pengalaman, daya emosional, maupun daya intelektual pengarangnya selain itu juga telah mengalami pemadatan. Sebab it ulah dalam kegiatan apresiasi sastra. Brooks membedakan adanya dua level, yakni level (+jail, yang herhuhungan dengan respons intelcktual, dan level subjektif yang berlitibungan dengan respons emosional. Suatu cipta sastra kehidupan, (3) media pemaparan. haik berupa media kebahasaan maupun struktur Waciina. sert a (4) unsur-unsur intrinsik vang
berhubungan dengan ciri karakteristik cipta sastra it u sendiri sehagai suatu tcks
Terdapatnya berbagai macam unsur dalam karya sastra mengimplikasikan kepada kita bahwa untuk mengapresiasi cipta sastra, pembaca pada dasaniya dipersyaratkan memiliki bekal-bekal tertentu. Bekal awal yang hams dimiliki seorang apresiator adalah (1) Kepekaan emosi atau perasaan sehinega pembaca mampu memahami dan menikmati unsur-unsur kcindahan yang terdapat dalam cipta sastra, (2) pemilikan pengetahuan dan pengalaman yang berhubungan dengan masalah kehidupan dan kemanusiaan, (3) pemahaman terhadap aspek kebahasaan. clan (4) pemahaman terhadap unsur-unsur intrinsik cipta sastra vane akan bcrhubungan dengan telaah teori sastra.
sumber: https://blog.ub.ac.id/ikamazkiaizzati/2013/06/16/pengertian-dan-bekal-awal-dalam-apresiasi-sastra/