7.5 Anggaran Periklanan dan Efektifitas Periklanan
Anggaran Periklanan
Menurut Kotler (1997:237), menyatakan ada lima faktor yang perlu dipertimbangkan saat menetapkan anggaran periklanan :
a.Tahap dalam siklus hidup produk
Produk baru umumnya mendapat anggaran
iklan
yang besar untuk membangun kesadaran dan
membuat pelanggan mencoba prduk tersebut.
b.Pangsa pasar dan Basis konsumen
Merek dengan pangsa pasar yang tinggi
biasanya membutuhkan lebih sedikit biaya iklan
sebagai presentase penjualan
untuk
mempertahankan pangsanya. Untuk memperbesar
pangsa pasar dengan
meningkatkan ukuran pasar
memerlukan pengeluaran periklanan yang lebih
besar.
c.Persaingan dan Gangguan
Pasar dengan banyak pesaing akan
pengeluaran
iklan yang lebih tinggi sehingga suatu merek harus
diiklankan
besar-besaran agar terdengar di tengah
kegaduhan pasar.
d.Frekuensi Periklanan
Jumlah pengulangan yang
diperlukan untuk
menyampaikan pasar
konsumen juga sangat menentukan anggaran
periklanan.
e.Kemungkinan Subtitusi Produk
Merk-merk dalam suatu kelas
komoditas (misalnya
rokok, bir, minuman ringan) memerlukan iklan
besar-besaran
untuk membangun citra yang
berbeda. Periklanan juga penting jika suatu merek
dapat memberikan manfaat atau tampilan fisik
yang unik.
Metode Penetapan Anggaran Iklan
a.Metode sesuai kemampuan
Metode sesuai kemampuan
adalah metode
menetapkan anggaran periklanan berdasarkan
kemampuan perusahaan.
b.Metode persentase anggaran penjualan
Perusahaan menetapkan
anggaran iklan merek
secara sederhana dengan menetapkan anggaran
sebagai persentase volume penjualan yang lalu.
c.Metode anggaran pesaing
Penetapan anggaran
berdasarkan berapa besar
pesaing membelanjanjanya. Perusahaan
membelanjakannya
10 % dibawah pesaing, tetapi
tahun depan dapat sama dengan belanja pesaing
atau bahkan lebih besar.
d.Metode sasaran dan fungsi
Penetapan anggaran
berdasarkan anggaran yang
spesifik, fungsi yang harus dilakukan untuk
mencapai
sasaran tersebut dan memperkirakan
biaya untuk melaksanakan fungsi tersebut.
Biaya
tersebut merupakan jumlah biaya anggaran
periklanan yang diusulkan.
e.Metode pangsa pasar
Penetapan anggaran
berdasarkan berapa besar
pangsa pasar perusahaan tersebut. Bila perusahaan
mempunyai pangsa pasar 20 % maka anggaran
untuk belanja iklan mendekati 20 %
dari total
belanja periklanan pasar.
Efektifitas Periklanan
3 indikator sukses untuk para marketer yang bisa dijadikan bahan pertimbangan dalam mengukur keefektifan dari aktifitas periklanan :
1.Mengukur Konversi dari Cost per Segment (Biaya
per Segmen)
Cara untuk mengukur biaya setiap
aktifitas dengan
membandingkan hasil keseluruhan bukan hanya
melihatnya dari
jumlah jumlah kunjungan. Para
marketer harus menggunakan alat analisis seperti
Google Analytics untuk menghitung hasil secara
akurat untuk masing-masing sumber.
2.Mengukur ROAS (Return
on Ad Spend) / ROI (laba
investasi)
Meningkatkan anggaran iklan
perusahaan hanya
perlu dilakukan setelah perusahaan mengetahui
cara menghitung
dan mengoptimalkan ROAS.
Dengan memeriksa ROAS (Return on Ad Spend),
perusahaan bisa memutuskan seberapa besar
volume yang dibutuhkan untuk mencapai
keuntungan, dan dimana harus fokus pada
waktu
dan budget.
3.Mengukur Hasil per Perangkat
Dengan mengetahui penyedia
channel teknologi
atau periklanan mana yang bisa berkontribusi
terhadap hasil
bisnis akhir (ROAS and Devices), para
marketer dapat merencanakan dan melaksanakan
strategi pemasaran dengan lebih
baik dengan
sangat optimal
Terakhir diperbaharui: Tuesday, 10 November 2020, 18:55