9.4 Prinsip - Prinsip Penjualan personal

Menurut Kotler (2003) membagi tiga prinsip utama penjualan personal yaitu profesionalisme, keterampilan negosiasi, dan relationship marketing.

1. Profesionalisme

   Pendekatan ini fokus pada keahlian salesperson

   untuk menganalisis kebutuhan pelanggan. Pada

   umumnya program training salesperson diarahkan

   pada langkah-langkah utama dalam proses

   penjualan yang efektif.

 

   Langkah-langkah untuk melakukan penjualan  

   efektif adalah :

   a. Mengidentifikasi calon pelanggan dan

       kualifikasinya.

   b. Melakukan pendekatan awal/preapproach,

       untuk mengetahui kebutuhan, keinginan, siapa

       yang mengambil keputusan pembelian,

       karakteristik konsumen, dan gaya

       pembeliannya.

   c. Melakukan pendekatan kepada calon

      pelanggan, untuk membina hubungan awal

      yang baik dengan mereka.

   d. Presentasi dan demonstrasi, yaitu salesperson

      memberikan penjelasan tentang keunggulan

      atau keistimewaan produk kepada konsumen.

   e. Mengatasi penolakan pelanggan.

   f.  Menutup penjualan/closing.

  g. Follow up dan pemeliharan, untuk mengetahui

      kepuasan pelanggan dan kelanjutan bisnisnya.

 

2. Negosiasi

    Negosiasi merupakan salah satu aspek penting

    dalam penjualan personal. Dalam negosiasi

    kedua pihak yaitu penjual dan pembeli membuat

    kesepakatan tentang harga, kuantitas, dan syarat-

    syarat lainnya.

 

        Prinsip-prinsip negosiasi yang baik :

        a. Pisahkan orang dari masalah (separate the people from the problem).

        b. Fokus pada kepentingan bukan pada posisi (focus on interest, not positions).

       c. Tentukan pilihan yang saling menguntungkan kedua pihak (invent options for mutual

           gain).

       d. Berpedoman pada kriteria yang objektif (insist on objective criteria).

 

3. Relationship Marketing

    Relationship marketing diharapkan dapat memberikan manfaat dan nilai yang saling

    menguntungkan dari hubungan jangka panjang yang dilakukan antara perusahaan dengan

    konsumen.

 

    Menurut Kotler (2003), bentuk aktivitas relationship marketing bermacam-macam tergantung dari

    jenis penawaran perusahaan, seperti goods, services, information, places, persons, ideas, dan

    sebagainya.

    Menurut Aaker (2001), ada tiga elemen kunci dalam proses relationship marketing yaitu :

    a. Mengidentifikasi dan membangun databasse konsumen dan konsumen potensial yang

        mencakup data demografi, lifestyle, dan informasi pembelian.

    b. Menyampaikan pesan yang berbeda kepada konsumen melalui media yang didasarkan pada

        karakteristik dan preferences konsumen.

    c. Menggali informasi setiap hubungan dengan konsumen untuk memonitor biaya guna

        mendapatkan pelanggan dan gaya hidup dari pembelian yang dilakukan.


Last modified: Tuesday, 24 November 2020, 7:23 PM