2.7 Laporan Manajemen

Laporan manajemen (LM) merupakan informasi yang harus disiapkan jajaran manajemen mulai dari tingkat unit kebun, unit pabrik sampai dengan tingkat kantor pusat. LM merupakan laporan periodik bulanan, triwulan, semester dan tahunan. Untuk tingkat unit kebun dan unit pabrik terdiri atas LM 13 yang berkaitan dengan biaya dan investasi (LM 19). Struktur biaya unit kebun adalah sebagai berikut: 

 a. Gaji dan tunjangan karyawan pimpinan 

 b. Pemeliharaan tanaman menghasilkan 

 c. Pupuk 

 d. Panen dan mengumpul

e. Pengangkutan ke pabrik 

f. Biaya umum 

g. Biaya pengolahan 

h. Penyusutan 

Dari struktur biaya tersebut dapat disajikan harga pokok per kg dan per ha produksi tanaman dan pengolahan termasuk beban penyusutannya. Informasi biaya pengolahan secara rinci disajikan LM pabrik. Masing-masing biaya tersebut dibuat rinciannya dalam LM 14, LM 15 dan LM 16. Sedangkan investasi tanaman (TBM) dirinci rekeningnya dalam LM 19. 

LM 13 diawali dengan ringkasan yang disebut dengan Risalah Usaha, yang isinya terdiri dari ringkasan jumlah realisasi biaya dan investasi yang disandingkan dengan anggarannya baik untuk bulan berjalan maupun sampai dengan bulan berjalan (jumlah kumulatif sampai dengan bulan terakhir). 

Perbedaan antara jumlah anggaran biaya dan investasi disebut dengan selisih. Selisih positif artinya merugikan, karena jumlah realisasi biaya lebih besar dari pada jumlah anggarannya, dan selisih negatif berarti menguntungkan, karena realisasi biaya lebih kecil daripada anggarannya sepanjang fisik yang direalisasikan sesuai atau wajar. 

Tetapi apabila terjadi selisih negatif pada biaya tersebut, sedangkan fisiknya tidak wajar, maka ini merupakan kerugian, karena manajemen tidak mampu meraih target baik dari segi penyediaan dan penggunaan sumberdaya maupun pencapaian target yang telah direncanakan. LM Kegiatan (mulai dari LM 60 dan seterusnya) melaporkan tentang kegiatan fisik bidang tanaman.

Terakhir diperbaharui: Sunday, 2 March 2025, 19:37