3.7 - Catatan Atas Laporan Keuangan

CALK merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan dan kebijakan akuntansi. Menurut PSAK 1 (revisi 2009), bahwa CALK:

1)       Menyajikan informasi tentang dasar penyusunan laporan keuangan dan kebijakan akuntansi tertentu yang digunakan, misalnya berdasarkan PSAK yang berlaku.

2)       Mengungkapkan informasi yang disyaratkan oleh standar akuntansi keuangan yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan

3)       Memberikan informasi yang tidak disajikan di bagian manapun dalam laporan keuangan, tetapi informasi tersebut relevan untuk memahami laporan keuangan.

Agar pengguna laporan keuangan memahami laporan keuangan secara jelas, CALK seharusnya disajikan secara sistematis. Entitas perusahaan biasanya menyajikan CALK dengan urutan sebagai berikut:

1)    Pernyataan atas kepatuhan terhadap standar akuntansi keuangan (SAK), seperti yang dinyatakan dalam PSAK 1 (revisi 2009) bahwa entitas yang laporan keuangannya telah patuh terhadap SAK, membuat pernyataan secara eksplisit dan tanpa kecuali tentang kepatuhan terhadap SAK dalam CALK. Entitas tidak boleh menyebutkan bahwa laporan keuangan telah patuh terhadap SAK kecuali laporan keuangan tersebut telah patuh terhadap semua yang disyaratkan dalam SAK.

2)    Ringkasan kebijakan akuntansi signifikan yang diterapkan. Entitas harus mengungkapkan dalam kebijakan akuntansinya tentang dasar pengukuran yang digunakan dalam menyusun laporan keuangan, dan kebijakan akuntansi lain yang diterapkan yang relevan untuk memahami laporan keuangan.

3)    Informasi tambahan untuk pos-pos yang disajikan dalam LPPK dan LLRK, laporan laba rugi terpisah (jika disajikan), LPE dan LAK, sesuai dengan urutan penyajian laporan dan penyajian masing-masing pos

4)    Pengungkapan lainnya, termasuk:

a)     Liabilitas kontingensi

b)    Pengungkapan informasi non keuangan, misalnya tentang tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan.

Pengaturan CALK di BUMN perkebunan mengacu kepada Bab VIII Buku Pedoman Akuntansi BUMN Perkebunan Berbasis IFRS. Secara umum, CALK mengungkapkan:

1)    Informasi tentang dasar penyusunan laporan keuangan dan kebijakan akuntansi yang dipilih dan diterapkan terhadap peristiwa dan transaksi yang penting.

2)    Informasi yang diwajibkan dalam SAK tetapi tidak disajikan dalam LPK, LLRK, LPE, dan LAK

3)    Informasi tambahan yang tidak disajikan dalam LPK, LLRK, LPE, LAK, tetapi diperlukan dalam rangka penyajian secara wajar

4)    Informasi tentang asumsi yang dibuat mengenai masa depan, dan sumber utama dari estimasi ketidakpastian lain pada akhir periode pelaporan, yang memiliki risiko signifikan yang mengakibatkan penyesuaian material terhadap jumlah tercatat aset dan libilitas dalam periode pelaporan berikutnya

5)    Informasi yang memungkinkan pengguna laporan keuangan untuk mengevaluasi tujuan, kebijakan, dan proses entitas dalam mengelola permodalannya.


Terakhir diperbaharui: Sunday, 9 March 2025, 20:46