3.5 Pendefinisian
Pendefinisian
Pendefinisaian
adalah usaha yang dilakukan dengan sengaja untuk mengungkapkan dengan kata-kata
akan suatu benda, konsep, proses, aktivitas, peristiwa, dan sebagainya.
Berdasarkan taraf kejelasannya, definisi diklasifikasikan menjadi 5 yaitu:
1. Definisi
Sinonimis
Suatu kata
didefinisikan dengan sebuah kata lain yang merupakan sinonim dari kata
tersebut. Contoh: kata ayah didefinisikan dengan kata bapak. Ketidakjelasan definisi
ini adalah karena definisi yang diberikan bersifat berputar balik (circum
of means).
2. Definisi
Formal
Dalam definisi
formal ini, konsep atau ide yang akan didefinisikan itu disebutkan terlebih
dahulu sebuah ciri umumnya, lalu disebutkan pula sebuah ciri khusus yang menjadi pembeda dengan konsep atau ide
lain yang sama ciri umumnya.
Misalnya kata bis
konsep/ide ciri umum Ciri khusus
Bis kendaraan umum dapat memuat banyak
penumpang
Ciri khusus yang
menjadi pembeda ini dapat berupa salah satu unsur yang terdapat pada konsep
yang didefinisikan itu, seperti unsur kuantitas (misalnya banyak penumpang pada
definisi bis), atau juga unsur tujuan, bahan, kegunaan, kerja,
kualitas, dan sebagainya.
Definisi formal
ini pada taraf tertentu memang sudah cukup jelas, tetapi pada taraf yang lebih
jauh seringkali tidak memuaskan. Umpamanya definisi bis di atas yang
dikatakan adalah kendaraan umum dan dapat memuat banyak penumpang. Definisi itu
belum bisa menjelaskan bedanya bis dengan kereta api dan pesawat
terbang.
Kelemahan definisi
formal di atas dapat diatasi dengan pendefinisian yang lebih luas, yaitu dengan
membuat definisi logis dan definisi ensiklopedis.
3. Definisi Logis
Definisi logis
mengidentifikasi secara tegas objek, ide atau konsep yang didefinisikan itu
sedemikian rupa, sehingga objek tersebut berbeda secara nyata dengan objek-objek
lain. Definisi logis ini biasa terdapat dalam buku-buku pelajaran, karena sifatnya ilmiah.
Contoh:
Air adalah zat cair yang jatuh dari awan
sebagai hujan, mengaliri sungai, menggenangi danau dan lautan, meliputi dua
pertiga bagian dari permukaan bumi, merupakan unsur pokok dari kehidupan,
campuran oxida hidrogen H2O, tanpa bau, tanpa bau, tanpa rasa dan tanpa warna,
tetapi tampak kebiru-biruan pada lapisan yang tabal, membeku pada suhu nol
derajat Celsius, mendidih pada suhu 100 derajat Celsius, mempunyai berat jenis
maksimum pada 4 derajat Celsius.
4. Definisi Ensiklopedis
Definisi
ensiklopedis lebih luas lagi dari definisi logis sebab definisi ensiklopedis
ini menerangkan secara lengkap dan jelas serta cermat akan segala sesuatu yang
berkenaan dengan kata atau konsep yang didefinisikan. Contoh:
Air adalah persenyawaan hidrogen dan oksigen,
terdapat di mana-mana, dan dapat berwujud: (1). Gas,
seperti uap air; (2). Cairan, seperti air yang sehari-hari dijumpai; (3).
Padat, seperti es dan salju. Air merupakan zat pelarut yang baik sekali dan
paling murah, terdapat di alam dalam keadaan tidak murni. Air murni berupa
cairan yang tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna. Pada suhu 4 derajat
Celcius air mencapai maksimum berat jenis; dan 1 cm3 beratnya 1
gram. Didinginkan sampai nol derajat celcius atau 32 derajat Farenheit, air
berubah menjadi es yang lebih ringan daripada air. Air mengembang sewaktu
membeku. Bila dipanaskan sampai titik didih (100 derajat Celcius atau 212
derajat Fahrenheit), air berubah menjadi uap. Air murni bukanlah konduktor yang
baik. Dia merupakan
persenyawaan dua atom hidrogen dan satu atom oksigen; rumus kimianya H2O.
Kira-kira 70% dari permukaan bumi tertutup air. Manusia, binatang, dan
tumbuh-tumbuhan memerlukan air untuk hidup. Tenaga air mempunyai arti ekonomi
yang besar.
5. Definisi Batasan/ Definisi Operasional
Jenis definisi
lain banyak dibuat dan digunakan orang adalah definisi yang sifatnya membatasi
(di sini kita sebut juga definisi batasan). Definisi ini dibuat orang untuk
membatasi konsep-konsep yang akan dikemukakan dalam suatu tulisan atau
pembicaraan. Oleh karena itu,
sering juga disebut definisi operasional. Definisi ini hanya digunakan
untuk keperluan tertentu, terbatas pada suatu topik pembicaraan, umpamanya:
Yang dimaksud
dengan air dalam tulisan ini adalah zat cair yang merupakan kebutuhan
hidup manusia sehari-hari, seperti untuk makan, untuk minum, mandi, dan cuci.
Yang dimaksud
dengan air dalam pembahasan ini adalah segala zat cair yang terdapat
di dalam tumbuh-tumbuhan, baik yang ada di dalam batang (seperti air tebu),
maupun yang ada di dalam buah.
Terakhir diperbaharui: Sunday, 23 March 2025, 10:39