Makna Kata Majemuk

Dalam berbagai literatur yang menyangkut tata bahasa  Indonesia, khususnya morfologi, misalnya, Chaer (2009), dan Kridalaksana (2006) mengarahkan bahwa istilah komposisi mengacu kepada beberapa konsep yakni, konsep perpaduan kata atau kata majemuk. Tulisan ini menggunakan batasan kata majemuk. Konsep kata majemuk itu juga merujuk kepada perpaduan atau komposisi, yang dijelaskan oleh Kridalaksana. Komposisi merupakan proses penggabungan dua leksem atau lebih yang membentuk kata. Hasil proses komposisi itu disebut paduan leksem yang menjadi calon kata majemuk, demikian Kridalaksana (2006: 104). Lebih lanjut dipaparkan bahwa, untuk mengenal konstruksi komposisi terdapat tiga parameter yaitu:

1) ketaktersisipkan diartikan sebagai di antara komponen- komponen kompositum itu tidak dapat disisipi apapun. Berdasarkan konsep ini ditemukan contoh gempa bumi, peramban web, pelayanan web, telepon genggam, telepon pintar, kartu pintar, denah rumah, pelopor bisnis, aman situasi
daring, peranti pasang, papan penyolok, jejaring sosial, laman web, rawat jalan, adalah komposisi karena tidak dapat disisipkan unsur apapun, sedangkan ayam goreng, asuransi kesehatan, buku gambar, buku tulis, rawat inap mobil idaman, merupakan frase karena dapat disisipkan bentuk lain menjadi  mobil yang menjadi idaman;

2) ketakterluasan diartikan komponen sebuah komposisi itu masing-masing tidak dapat diafiksasikan atau dimodifikasikan. Bila ingin diafiksasikan komposisi hanya mungkin untuk dilakukan kepada semua komponen secara sekaligus, contoh: mata kuliah menjadi permatakuliahan, gaya
hidup menjadi bergaya hidup, daur ulang menjadi mendaur ulang, inovasi teknologi menjadi berinovasi teknologi; mencari muka, mengangkat bicara; tanggung jawab menjadi dipertanggungjawabkan, titik temu menjadi menitiktemukan.

3) ketakerbalikkan diartikan komponen kompositum tidak dapat dipertukarkan, contoh banjir bandang, kering kerontang, sunyi senyap, klik tombol, babak belur, jalan tol,  karcis tol, kasat mata, real estate, lahan yasan, tanah bangunan, rumah bandar, unit contoh, lapor masuk hotel, pasar swalayan, harta bergerak, harta tak bergerak, kawasan industri, agen lawatan domestik, tarif rombongan, wisata local,  wisatawan domestik, kurs mata uang asing, kedap udara, kedap suara.

Tetapi gabungan bentuk geser kursor, klik ikon, view top, tampilan siometrik, kakak adik, lebih kurang, pinggir jalan, sisi meja, buku ini, ketiga pemenang, kursi kelima, atlet putra , ubi rebus bukan kompositum, tetapi frase koordinatif karena posisinya dapat dipertukarkan, demikian konsep yang
dikemukakan Kridalaksana (2006: 105). Bertumpu kepada konsep ini komposisi itu diidentifikasi sebagai hasil proses morfologis.
Sebagai bentuk perpaduan dua unsur bahasa, komposisi
dapat dipertentangkan dengan frase. Mengapa begitu? Alasan dipertentangkan karena frase :

1) dapat mengisi salah satu fungsi sintaksis ;
2) dibentuk dari dua buah kata atau lebih.


Terakhir diperbaharui: Tuesday, 21 June 2022, 15:06