Analisis Laba Kotor

Selisih laba kotor dianalisis lebih lanjut ke dalam:

Analisis selisih penjualan, yang meliputi analisis:
•Selisih harga jual
•Selisih volume/kuantitas penjualan
Analisis Selisih HPP, yang meliputi analisis
•Selisih harga HPP
•Selisih volume/kuantitas HPP

Selisih Harga Jual
Selisih harga jual adalah selisih yang timbul karena perbedaan antara harga  jual sesungguhnya dibandingkan dengan harga jual yang dianggarkan.
Rumus selisih harga jual :
= volume penjualan x (Harga jual per unit ssg – Harga jual per unit yang dianggarkan
Jika harga jual sesungguhnya > Harga jual per unit yang dianggarkan maka selisih harga jual menguntungkan
Jika harga jual sesungguhnya < Harga jual per unit yang dianggarkan maka selisih harga jual merugikan

Selisih Kuantitas Penjualan
Selisih kuantitas penjualan adalah selisih penjualan yang disebabkan perbedaan antara kuantitas penjualan sesungguhnya dengan kuantitas penjualan yang dianggarkan.
Rumus Selisih kuantitas penjualan:
 Harga jual per unit dianggarkan x (volume penj ssg – volume penj yang dianggarkan)
Jika volume penj sesungguhnya > volume penj yang dianggarkan maka selisih kuantitas penjualan menguntungkan.
Jika volume penj sesungguhnya < volume penj yang dianggarkan maka selisih kuantitas penjualan merugikan.

Selisih Harga-Harga Pokok Penjualan
Selisih harga- harga pokok penjualan adalah selisih yang timbul karena  perbedaan harga pokok penjualan sesungguhnya dibandingkan dengan harga pokok penjualan yang dianggarkan.
Rumus Selisih harga- harga pokok penjualan:
= (volume penj ssg x harga HPP per unit ssg) – (volume penj dianggarkan x Harga HPP per unit dianggarkan)
Jika HPP sesungguhnya > HPP yang dianggarkan maka selisih harga- harga pokok penjualan menguntungkan.
Jika HPP sesungguhnya < HPP yang dianggarkan maka selisih harga- harga pokok penjualan merugikan.

Selisih kuantitas harga pokok penjualan
Selisih kuantitas harga pokok penjualan adalah selisih harga pokok penjualan yang timbulnya disebabkan perbedaan antara kuantitas penjualan yang sesungguhnya dibandingkan dengan kuantitas penjualan yang dianggarkan. Sifat selisih ini selalu berlawanan dengan dengan sifat selisih kuantitas penjualan.
Rumus selisih kuantitas harga pokok penjualan
= kuantitas penj ssg x harga harga pokok penj per unit dianggarkan)-(kuantitas penj dianggarkanxharga harga pokok penj per unit dianggarkan)
Jika kuantitas penj  sesungguhnya > kuantitas penj yang dianggarkan maka selisih kuantitas harga pokok penjualan merugikan.
Jika kuantitas penj  sesungguhnya < kuantitas penj yang dianggarkan maka selisih kuantitas harga pokok penjualan menguntungkan

Selisih kuantitas bersih


Selisih kuantitas bersih dapat dihitung dengan menjumlahkan selisih kuantitas penjualan dengan selisish kuantitas harga pokok penjualan.
Jika perusahaan menjual produk lebih dari satu macam maka dapat dianalisis lebih lanjut ke dalam dua penyebab selisih, yaitu: Selisih komposisi penjualan dan Selisih kuantitas penjualan final.

Selisih Komposisi Penjualan

Selisih komposisi penjualan adalah selisih yang timbul disebabkan perbedaan laba kotor pada komposisi sesungguhnya dibandingkan dengan laba kotor pada komposisi yang dianggarkan.
Jika laba kotor pada komposisi sesungguhnya > laba kotor pada komposisi yang dianggarkan maka selisih komposisi penjualan menguntungkan.
Jika laba kotor pada komposisi sesungguhnya < laba kotor pada komposisi yang dianggarkan maka selisih komposisi penjualan merugikan.
Rumus Selisih komposisi penjualan
= Laba kotor pd komposisi ssg - Laba kotor pd komposisi dianggarkan
= (kuantitas ssg setiap jenis produk dijual x laba kotor dianggarkan setiap jenis produk per unit)- (total kuantitas ssg yang dijual x laba kotor rata-rata per unit dianggarkan)

Selisih kuantitas penjualan final

Selisih kuantitas penjualan final adalah selisih yang timbulnya disebabkan perbedaan antara laba kotor pada komposisi yang dianggarkan dengan laba kotor yang dianggarkan untuk periode yang bersangkutan.

Jika laba kotor pada komposisi yang dianggarkan > laba kotor yang dianggarkan maka selisih kuantitas penjualan final menguntungkan.
Jika laba kotor pada komposisi yang dianggarkan < laba kotor yang dianggarkan maka selisih kuantitas penjualan final merugikan.
Rumus Selisih kuantitas penjualan final
= (total kuantitas ssg yang dijual x laba kotor rata-rata dianggarkan) – (kuantitas penj dianggarkan setiap produk)


Terakhir diperbaharui: Monday, 6 April 2020, 14:23