9.1. Lokasi Perusahaan

Perusahaan-perusahaan di dunia menggunakan konsep dan teknik yang dibahas di sini untuk menjawab masalah lokasi, mengingat lokasi sangat mempengaruhi biaya, baik biaya tetap maupun biaya variabel.

Lokasi mempunyai pengaruh besar pada laba keseluruhan perusahaan. Misalnya, biaya transportasi sendiri memakan biaya sampai dengan 25%, dari harga jual produk (tergantung juga dengan produknya dan jenis produksi barang atau pelayanan jasa yang diberikan). Angka 25% ini berarti seperempat pendapatan total perusahaan dibutuhkan untuk menutup biaya pengangkutan bahan-bahan baku yang masuk dan barang jadi yang ke luar.

Biaya lain yang bisa dipengaruhi oleh letak lokasi di antaranya adalah pajak, upah, biaya bahan baku, dan sewa. Keputusan strategis sering tergantung jenis bisnisnya. Untuk keputusan lokasi industri, strategi yang ditempuh biasanya adalah meminimisasi biaya, sedangkan pada bisnis eceran dan pelayanan jasa profesional, strategi yang digunakan terfokus pada maksimisasi pendapatan.

Meskipun begitu, strategi lokasi gudang, dapat dipertimbang kan sebagai kombinasi biaya dan kecepatan pengiriman. Secara umum, tujuan strategi lokasi adalah memaksimalkan keuntungan dari lokasi tersebut. Keputusan lokasi relatif jarang di lakukan perusahaan, biasanya karena permin taan telah melebihi kapasitas pabrik atau karena perubahan produktivitas tenaga kerja, kurs, valuta asing, biaya, dan sikap masyarakat sekitar. Perusahaan mungkin juga merelo kasi fasilitas manufaktur atau fasilitas jasa mereka karena adanya pergeseran permintaan konsumen. Pilihan-pilihan lokasi mencakup

(1) tidak pindah, tetapi memperluas fasilitas yang ada,

(2) mempertahankan lokasi yang sekarang, tetapi menambahkan fasilitas lain di lokasi yang berbeda, atau

(3) menutup fasilitas yang sekarang dan pindah ke lokasi lain.


Terakhir diperbaharui: Tuesday, 27 October 2020, 10:38