15.2 Data Persediaan

Input ketiga yang dibutuhkan dalam MRP adalah data persediaan. Data persediaan menyediakan angka terkait berapa banyak persediaan sudah di tangan dan yang sedang dipesan. Data persediaan digunakan untuk melacak informasi terkait status setiap benda dari period eke periode. Data persediaan dalam masa sekarang tentu lebih baik kalau sudah berbentuk data elektronik atau online untuk setiap material. Hanya ada satu status persediaan untuk satu material walaupun digunakan dalam level berbeda atau untuk pembuatan produk yang berbeda.

Pada bahan BOM tentang contoh produk speaker awesome, kita dapat melihat bahwa komponen D dan E dibutuhkan untuk lebih dari satu perakitan material lainnya seperti material B, C dan F. Tetapi walaupun digunakan untuk pembuatan lebih dari satu material, komponen D dan E hanya boleh ada status persediaan, tidak boleh terpisah seperti E untuk B sebanyak 200 dan E untuk C sebanyak 300, hanya boleh ada status persediaan E sebanyak 500!

Data dalam persediaan mengindikasikan :

1.      Kode material.

2.      Nama material.

3.      Persediaan yang tersedia secara fisik (inventory on-hand).

4.      Persediaan yang sudah dipesan tapi belum sampai (inventory on-order).

5.      Jumlah pesanan terkait material, komponen, atau bagian.

Last modified: Friday, 22 January 2021, 9:31 AM