15.4 Karakteristik Permintaan
Terdapat tipe permintaan yang berbeda berdasarkan apa yang akan kita produksi dalam MRP. Dengan memahami tipe permintaan ini maka kita bisa memahami input dalam MRP. Ada 2 tipe permintaan :
1. Permintaan terikat (dependent) : permintaan produk berkaitan dengan suatu benda karena benda tersebut menjadi komponen dari produk lain. Sebagai contoh untuk permintaan terikat, produk akhir kita adalah sebuah mobil, jumlah mobil yang dibutuhkan adalah permintaan bebas (independent), disebut permintaan bebas karena bebas sesuai dengan forecast penjualan atau permintaan yang kita gunakan. Yang menjadi permintaan terikat adalah berapa banyak sistem steering yang dibutuhkan, berapa banyak roda atau ban, sasis, kursi atau bangku yang dibutuhkan. Sehingga, permintaan bebas kita adalah permintaan mobil, dan semua benda atau komponen yang masuk ke dalam mobil akan menjadi permintaan terikat. Permintaan bebas bersifat tidak pasti karena menggunakan forecast, kita bisa meramalkan lebih atau bahkan kurang, sangat sulit untuk tepat 100%. Tapi permintaan terikat bersifat pasti karena mengikuti berapa banyak jumlah permintaan bebas.
Permintaan lumpy : permintaan yang tiba-tiba atau dalam jumlah atau kenaikan yang besar untuk membuat sekelompok produk akhir. Karena jenis permintaan ini bisa datang tiba-tiba, maka kita harus bisa secepatnya merespon, dan sistem MRP kita harus cukup fleksibel untuk menyerap permintaan tersebut, memesan materialnya, dan memenuhi permintaan tersebut. Sebagai contoh, misal ada sebuah produk akhir seperti jam atau mobil, yang ketika dibeli, si pembeli masih bisa melakukan permintaan kustomisasi tertentu, sehingga produk akhirnya bisa diubah sesuai permintaan.