2.3. Pembubaran Firma akibat Pengunduran diri Sekutu Lama

Pembubaran Firma akibat pengunduran diri sekutu lama

Penyelesaian dengan sekutu yang mengundurkan diri dapat dilakukan dengan pembelian kepentingannya oleh salah seorang sekutu yang lain atau pembayaran berupa uang kas atau aset lain untuk memenuhi kepentingannya dengan:

Ø  Jumlah yang sama dengan nilai modalnya

Ø  Jumlah yang melebihi nilai modalnya (apabila usaha mengalami kemajuan pesat dan disetujui sekutu lainnya). Selisih nilai dicatat sebagai bonus atau Goodwill

Ø  Jumlah yang lebih kecil dari nilai modalnya (apabila usaha mengalami kerugian yang mengakibatkan total nilai aset menurun)

Contoh kasus pembayaran dengan jumlah yang sama dengan modalnya

Roni dan Indi setuju menerima pengunduran diri Joy dari Firma dan mereka akan melanjutkan usaha Firma tersebut dengan membentuk Firma baru setelah Joy mengundurkan diri. Modal masing-masing ketiga sekutu tersebut adalah Rp. 25.000.000

Jurnal dengan jumlah yang sama dengan modalnya:

 

Modal Joy                                25.000.000

Hutang kepada Joy/Kas                         25.000.000


Contoh pertama kasus pembayaran dengan jumlah yang lebih besar dari modalnya dengan bonus

Roni dan Indi setuju menerima pengunduran diri Joy dari Firma. Modal masing-masing ketiga sekutu tersebut adalah Rp. 25.000.000. Usaha saat ini mengalami kemajuan yang sangat baik sehingga Joy meminta jumlah pembayaran Rp. 30.000.000 dan hal ini disetujui Roni dan Indi. Kelebihan jumlah dicatat sebagai bonus yang dipikul oleh Roni dan Indi sesuai rasio laba rugi Roni, Indi dan Joy yaitu 50%, 25% dan 25%. Perhitungan pemberian bonus kepada Joy adalah :

Roni  (50%/75%) x Rp. 5.000.000    Rp. 3.333.333 Indi (25%/75%) x Rp. 5.000.000                                       Rp. 1.666.667

Jurnal dengan jumlah yang lebih besar dari modalnya:

Modal Joy

25.000.000

 

Modal Roni

3.333.333

 

 

Modal Indi

1.666.667

 

 

 

Hutang kepada Joy/Kas

 

30.000.000

Contoh kedua kasus pembayaran dengan jumlah yang lebih besar dari modalnya dengan Goodwill

Roni dan Indi setuju menerima pengunduran diri Joy dari Firma. Modal masing-masing ketiga sekutu tersebut adalah Rp. 25.000.000. Usaha saat ini mengalami kemajuan yang sangat baik sehingga Joy meminta kompensasi atas penguduran dirinya sebesar Rp. 30.000.000 dan hal ini disetujui oleh Roni dan Indi. Kesepakatan pembagian laba rugi antara Roni, Indi dan Joy adalah rasio 50%, 25% dan 25%. Perhitungan dan pencatatan pemberian Goodwill adalah :

Goodwill kepada Joy (25%)                              Rp. 5.000.000 Goodwill kepada Indi (5.000.000/25%) x 25% Rp. 5.000.000 Goodwill kepada Roni (5.000.000/25%) x50% Rp. 10.000.000

Jurnal dengan jumlah yang lebih besar dari modalnya:

Goodwill                                  20.000.000

Modal Joy                                             5.000.000

Modal Indi                                             5.000.000

Modal Roni                                          10.000.000

 

 

Modal Joy                                30.000.000

Hutang kepada Joy/Kas                         30.000.000

Contoh kasus pembayaran dengan jumlah yang lebih kecil dari modalnya

Roni dan Indi setuju menerima pengunduran diri Joy dari Firma. Modal masing-masing ketiga sekutu tersebut adalah Rp. 25.000.000. Usaha saat ini mengalami kerugian dan Joy setuju untuk menerima kompensasi sebesar Rp. 20.000.000. Selisih sebesar Rp. 5.000.000 dijadikan bonus kepada sekutu yang tersisa sesuai dengan rasio pembagian laba rugi yaitu Roni 50%, Indi 25% dan Joy 25%. Perhitungan pembagian kerugian kepada masing-masing sekutu adalah:

Roni (50%/75% x Rp. 5.000.000)                      Rp. 3.333.333

Indi (25% /75% x Rp. 5.000.000)                      Rp. 1.666.667

Jurnal dengan jumlah yang lebih kecil dari modalnya:

Modal Joy

25.000.000

 

Modal Roni

 

3.333.333

Modal Indi

 

1.666.667

Hutang kepada Joy/Kas

 

20.000.000


Terakhir diperbaharui: Saturday, 1 February 2025, 15:42