14.2 Leverage
A. Pengertian Leverage
Penggunaan
asset dan sumber dana oleh perusahaan yang memiliki biaya tetap dengan
maksud agar meningkatkan keuntungan potensial pemegang saham. Pengguna
aktiva atau dana dimana untuk penggunaan tersebut perusahaan harus
menutup biaya tetap atau membayar beban tetap.
Tujuan Penggunaan Leverage
Adalah
untuk meningkatkan dan memaksimalkan kekayaan dari pemilik perusahaan
itu sendiri. untuk memenuhi kebutuhan dana, dapat menggunakan modal
sendiri dan juga dari hutang atau modal pinjaman. Menggunakan modal dari
pinjaman harus membayar bunga secara rutin yang merupakan beban tetap.
Leverage timbul karena perusahaan menggunakan aktiva tetap yang
menyebabkan harus membayar biaya tetap dan menggunakan hutang yang harus
membayar biaya bunga atau beban tetap.
Jenis- jenis Leverage
1. Operating Leverage (Pengungkit Operasi)
Penggunaan
aktiva dengan biaya tetap yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan
yang cukup untuk mengukur biaya tetap dan variabel serta dapat
meningkatkan profitabilitas. Leverage opererasi dapat mengukur perubahan
pendapatan atau penjualan terhadap keuntungan operasi perusahaan.
Menurut Mamduh M. Hanafi (2004:327) Operating leverage diartikan sebagai
seberapa besar perusahaan menggunakan beban tetap operasional.
Operating leverage ditentukan oleh hubungan antara sales revenue yang
diperoleh perusahaan dengan laba sebelum bunga dan pajak (EBIT).
Analisis operating leverage dapat membantu pimpinan perusahaan dalam
mengambil keputusan sejauh mana peningkatan penjualan berpengaruh
terhadap laba operasi perusahaan. Besar kecilnya operating leverage
diukur dengan degree of operating leverage (DOL), yaitu diukur dengan
rumus :
DOL PADA X = % PERUBAHAN EBIT % PERUBAHAN PENJUALAN |
2. Financial Leverage (Pengungkit Keuangan)
Besarnya
beban tetap keuangan yang digunakan oleh perusahaan beban tetap
keuangan tersebut biasanya berasal dari pembayaran bunga untuk utang
yang digunakan oleh perusahaan. Leverage keuangan mengukur pengaruh
perubahan keuangan operasi terhadap perubahan pendapatan bagi pemegang
saham yang pada akhirnya akan berpengaruh terhadap pendapatan per
lembar saham. Oleh karena itu leverage keuangan berkaitan dengan laba
perusahaan sebelum bunga dan pajak serta pendapatan saham biasa per
lembar.
Finansial leverage dibedakan menjadi 2 yaitu :
- Financial structure (struktur keuangan) : menunjukkan bagaimana perusahaan membelanjai aktivanya. Financial structure tampak ada neraca sebelah kredit, yang terdiri atas utang lancar, utang jangka panjang dan modal.
- Capital structure (struktur modal) : merupakan bagian dari struktur keuangan yang hanya menyangkut pembelanjaan yang sifatnya permanen atau jangka panjang. Struktur modal ditunjukkan oleh komposisi: utang jangka panjang, saham istimewa, saham biasa dan laba ditahan.
Last modified: Sunday, 19 July 2020, 10:48 PM