Sekuritas

1.         Pasar Modal

 

a)    Pengertian Pasar Modal

 

Seperti halnya pasar pada umumnya, pasar modal merupakan tempat bertemu antara penjual dan pembeli. Pasar modal merupakan sarana perusahaan untuk meningkatkan kebutuhan dana jangka panjang dengan menjual saham atau mengeluarkan obligasi. Saham merupakan bukti kepemilikan sebagian dari perusahaan.


Efisiensi Pasar Modal

 Pasar yang efisien adalah pasar dimana harga semua sekuritas yang diperdagangkan telah mencerminkan semua informasi yang tersedia. pasar modal yang efisien merupakan pasar yang harga-harga sekuritas-sekuritasnya telah mencerminkan semua informasi yang relevan. Semakin cepat informasi baru tercermin pada harga sekuritas, maka semakin efisien pasar

Efek Beberapa kondisi yang harus terpenuhi untuk tercapainya pasar yang efisien yaitu:

1.      ada banyak investor yang rasional dan berusaha untuk memaksimalkan keuntungan,

2.      semua pelaku pasar dapat memperoleh informasi pada saat yang sama dengan cara yang mudah dan murah,

3.      informasi yang terjadi bersifat acak,

 4.      investor bereaksi secara cepat terhadap informasi baru,

 sehingga harga sekuritas berubah sesuai dengan perubahan nilai sebenarnya akibat informasi tersebut

bentuk pasar yang efisien ke dalam tiga efficient market hypothesis (EMH), yaitu:

1. Efisiensi Pasar Bentuk Lemah (weak form)

Pasar dikatakan efisien dalam bentuk lemah jika harga surat berharga saat ini betul-betul menggambarkan seluruh informasi yang terkandung dalam harga-harga surat berharga di masa-masa lalu. Informasi masa lalu merupakan informasi yang sudah terjadi. Jika pasar efisien dalam bentuk lemah, maka nilai-nilai masa lalu tidak dapat dipergunakan untuk memprediksi harga sekarang.

2.      Efisiensi Pasar Bentuk Setengah Kuat (semi strong form) Pasar dikatakan efisien dalam bentuk setengah kuat

 jika harga-harga surat berharga betul-betul menggambarkan seluruh informasi yang dipublikasikan. Jadi tak seorang pun investor yang mampu memperoleh tingkat pengembalian yang berlebihan dengan hanya menggunakan sumber-sumber informasi yang dipublikasikan. Termasuk jenis informasi ini adalah laporan tahunan perusahaan atau informasi yang disajikan dalam prospektus, informasi mengenai posisi perusahaan pesaing, maupun harga saham historis.

 3.  Efisiensi Pasar Bentuk Kuat (strong form)

 Pasar dikatakan efisien dalam bentuk kuat jika harga-harga sekuritas secara penuh mencerminkan semua informasi yang tersedia, termasuk informasi yang privat. Jika pasar modal efisien dalam bentuk ini maka tidak ada individual atau group dari investor yang dapat memperoleh abnornal return .


Reaksi Harga Saham terhadap Informasi Baru

 Di dalam pasar yang kompetitif, harga ekuilibrium suatu aktiva ditentukan oleh penawaran yang tersedia dan permintaan agregat. Harga keseimbangan ini mencerminkan konsensus bersama antar semua partisipan pasar tentang nilai dari aktiva tersebut berdasarkan informasi yang tersedia

Anomali Pasar Modal

 Meskipun hipotesis pasar efisien telah menjadi konsep yang dapat diterima di bidang keuangan, namun pada kenyataannya beberapa penelitian menunjukkan adanya kejadian yang bertentangan yang disebut anomali pasar

Beberapa anomali yang terdapat di pasar modal antara lain :

1.      Price earning (P/E) effect adalah anomali dimana saham dengan P/E rendah menunjukkan risk adjusted return yang lebih tinggi dibandingkan dengan saham yang memiliki P/E tinggi.

2.      Size effect adalah anomali dimana risk adjusted return dari perusahaan ukuran kecil lebih tinggi dari perusahaan dengan ukuran besar .

3.      January effect merupakan anomali pasar yang menyatakan bahwa return saham saham di bulan Januari cenderung lebih tinggi dibanding bulan-bulan yang lalu.

4.      Neglected firm effect, merupakan suatu kecenderungan bahwa investasi pasar saham pada perusahaan yang kurang dikenal dapat memberi tingkat keuntungan abnormal, karena perusahaan kecil cenderung diabaikan oleh investor besar maka informasi mengenai perusahaan ini cenderung tidak tersedia. Kurangnya informasi tersebut membuat perusahaan kecil menjadi lebih berisiko sehingga menimbulkan tingkat keuntungan yang lebih tinggi.

5.      Reversal effect adalah efek pembalikan rata-rata return yang merupakan sebutan lain untuk anomali winner-loser yaitu kecenderungan saham yang memiliki kinerja buruk (loser) akan berbalik menjadi saham yang memiliki kinerja baik (winner) pada periode berikutnya dan begitu juga sebaliknya.




Terakhir diperbaharui: Wednesday, 20 July 2022, 08:16