15.6. Beberapa Hak yang Termasuk Dalam Kategori Aktiva Tidak Berwujud
Berikut ini adalah beberapa hak yang termasuk dalam kategori aset atau aktiva tak berwujud:
a. Hak Cipta
Diberikan pada penulis atau pencipta untuk menjual, mengawasi, atau menerbitkan hasil karyanya. Hak cipta dapat dijual kepada pihak lain dengan perjanjian yang telah disepakati.
Harga perolehan hak cipta meliputi pengeluaran mulai penyusunan sampai pengurusan ijin hak cipta hingga sertifikat hak cipta diterima.
b. Hak Paten
Diberikan kepada pihak yang melakukan penelitian dan menemukan hal baru untuk memproduksi, menjual, atau mengawasi temuannya dalam kurun waktu tertentu.
Harga perolehannya meliputi semua pengeluaran yang mencakup biaya penelitian, pengembangan, pembuatan gambar, percobaan, dan pengurusan hak paten hingga diterbitkannya sertifikat hak paten.
c. Hak Merek Dagang
Hak cipta dan hak untuk menggunakan simbol dari suatu produk. Harga perolehan hak merek dagang ini mencakup biaya perencanaan, desain, pembuatan logo atau lambang termasuk perijinan merk dagang sampai sertifikat merek dagang diterbitkan.
d. Hak Franchise
Menggunakan fasilitas tertentu dari suatu pihak ke pihak lain sebagai franchisee.
Pihak franchisee hanya diperkenankan menggunakan hak franchisee sesuai dengan kesepakatan, tidak berhak menjual hak franchise kepada pihak lain.
Bagi pihak franchisor harga perolehan hak franchise sebesar dana yang dikeluarkan untuk mendapatkan izin hak franchise, sedangkan bagi franchisee harga perolehan sebesar harga yang diberikan kepada franchisor.
e. Hak Sewa
Menggunakan aset tertentu yang ditetapkan dalam perjanjian sewa menyewa. Pencatatan akuntansi terhadap pengeluaran berkenaan dengan mendapatkan hak sewa ditentukan dari cara pembayaran sewa yang dilakukan.
Perolehan hak sewa mencakup pembayaran sewa kepada pihak pemilik aset dan pengeluaran lain untuk persiapan aset agar siap digunakan.
f. Hak Eksklusif
Hak khusus yang diberikan negara kepada suatu lembaga atau instansi untuk mengelola fasilitas atau sumber daya alam milik negara.
Harga perolehan dari hak ini meliputi biaya survei, riset, pemetaan, eksplorasi, pembangunan fasilitas, perjanjian dan biaya lainnya hingga hak tersebut dinyatakan siap.
Karena aktiva tak berwujud ini sangat penting dalam menentukan masa depan perusahaan.