Anggaran penjualan
Anggaran penjualan
Menurut Ngadirin
Setiawan (2011:17) Anggaran penjualan merupakan dasar dari
seluruh penyusunan anggaran lainnya. Anggaran penjualan umumnya memuat
tentang jenis produk, volume
penjualan, harga per satuan unit produk yang
dijual serta nilai total penjualan
keseluruhan. Anggaran penjualan adalah anggaran yang merencanakan
penjualan secara terperinci tentang penjualan perusahaan dalam periode yang
akan datang. Anggaran penjualan didalamnya terdapat : 1. Rencana tentang jenis ( kualitas ) barang
yang akan dijual 2. Jumlah ( kuantitas ) yang akan dijual 3. Harga penjualan serta waktu dan tempat
penjualannya. Manfaat Anggaran Penjualan Menurut
Welsch Hilton dan Gordon (2000 : 174), manfaat anggaran penjualan yaitu: 1. Untuk mengurangi ketidakpastian
tentang pendapatan dimasa datang. 2. Untuk memasukkan kebijakan dan
keputusan manajemen ke dalam proses perencanaan (contoh dalam rencana
pemasaran). 3. Untuk memberikan informasi penting
berisi pembentukan elemen lain dari rencana laba yang menyeluruh. 4. Untuk memudahkan pengendalian
manajemen atas kegiatan penjualan yang dilakukan. 5. Tujuan dan Kegunaan Anggaran
Penjualan Tujuan
penyusunan anggaran penjualan Menurut
Tendi Haruman dan Sri Rahayu (2007:45) adalah : “
Untuk merencanakan setepat mungkin tingkat penjualan pada periode yang akan
datang dengan memperhatikan data yang merupakan pencerminan kejadian yang
dialami perusahaan di masa lalu, khususnya di bidang penjualan “. Kegunaan
dari anggaran penjualan ialah : “ Sebagai
pedoman kerja, alat koordinasi dan pengawasan kerja serta sebagai dasar bagi
penyusunan budget-budget lainnya “.