Manajemen Strategis dan Manajemen Mutu Pelayanan Kesehatan adalah mata kuliah peminatan Manajemen Administrasi Rumah Sakit (MARS) yang membahas analisis lingkungan strategis, tata kelola, kepemimpinan, formulasi dan implementasi strategi, balanced scorecard, pengukuran kinerja, manajemen mutu, keselamatan pasien, clinical governance, manajemen risiko, akreditasi, peningkatan mutu berkelanjutan, benchmarking, patient experience, digital dashboard, perubahan organisasi, serta penyusunan rencana strategis dan proyek peningkatan mutu pelayanan kesehatan berbasis data, bukti, regulasi, dan kebutuhan pengguna.
Gizi Kesehatan Masyarakat Intermediet adalah mata kuliah yang membahas masalah gizi sepanjang siklus kehidupan melalui pendekatan epidemiologi gizi, penilaian status gizi, determinan sosial dan pangan, ketahanan pangan, gizi ibu dan anak, stunting, wasting, anemia, overweight dan obesitas, penyakit tidak menular terkait gizi, fortifikasi dan suplementasi, keamanan pangan, intervensi gizi spesifik dan sensitif, surveilans gizi, teknologi digital, perencanaan program, monitoring-evaluasi, serta penyusunan kebijakan dan intervensi gizi masyarakat berbasis bukti.
Mata kuliah Metode Penelitian Kuantitatif membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk merumuskan pertanyaan dan hipotesis penelitian, memilih desain penelitian kuantitatif yang tepat, mengoperasionalkan variabel, menyusun strategi sampling dan besar sampel, menilai validitas-reliabilitas instrumen, mengelola dan membersihkan data, memilih serta menerapkan analisis statistik deskriptif, inferensial, bivariat, dan multivariat, mengendalikan bias dan confounding, menilai interaksi, menginterpretasikan ukuran efek dan ketidakpastian, serta menyusun rencana analisis dan pelaporan penelitian yang transparan, etis, reproducible, dan berbasis bukti. Pembelajaran diarahkan pada kemampuan menyusun proposal/protokol penelitian kuantitatif yang relevan dengan masalah kesehatan masyarakat dan penyakit degeneratif.
Kesehatan Reproduksi Intermediet adalah mata kuliah yang membahas kesehatan reproduksi sepanjang siklus kehidupan melalui pendekatan hak reproduksi, epidemiologi dan demografi reproduksi, gender dan equity, kesehatan seksual dan reproduksi remaja, keluarga berencana, fertilitas dan infertilitas, kesehatan prakonsepsi, kesehatan maternal dan perinatal, infeksi menular seksual dan HIV, kekerasan berbasis gender, kesehatan reproduksi pada situasi kemanusiaan, pemanfaatan teknologi digital dan data, perencanaan program, monitoring-evaluasi, serta penyusunan kebijakan dan intervensi kesehatan reproduksi berbasis bukti.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis risiko K3, prinsip-prinsip keselamatan kerja lanjutan, serta perancangan dan evaluasi sistem manajemen K3 (SMK3) di berbagai sektor industri.
Mata kuliah Epidemiologi Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk menganalisis distribusi dan determinan masalah kesehatan, memilih dan mengevaluasi desain studi epidemiologi, menghitung serta menginterpretasikan ukuran frekuensi dan asosiasi, menilai validitas, bias, confounding, interaction, screening dan uji diagnostik, menerapkan prinsip causal inference, menganalisis epidemiologi penyakit tidak menular/degeneratif, merancang surveilans, melakukan investigasi kejadian luar biasa, memanfaatkan epidemiologi digital/spasial dan dashboard, melakukan telaah kritis bukti epidemiologi, serta menerjemahkan temuan epidemiologi menjadi rekomendasi program dan kebijakan kesehatan. Pembelajaran menekankan penggunaan data, bukti ilmiah, etika, equity, reproducibility, dan kebutuhan masyarakat.
Mata kuliah Promosi Kesehatan Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk menganalisis determinan perilaku dan sosial kesehatan, menerapkan teori perubahan perilaku, menilai kebutuhan serta literasi kesehatan, merancang intervensi promosi kesehatan berbasis bukti, memberdayakan masyarakat, memanfaatkan komunikasi dan media digital, mengembangkan promosi kesehatan berbasis setting, membangun kemitraan lintas sektor, melakukan social marketing, mengelola infodemi, serta menyusun advokasi dan kebijakan publik berwawasan kesehatan. Pembelajaran menekankan perancangan, implementasi, monitoring, dan evaluasi program promosi kesehatan yang efektif, berkeadilan, partisipatif, adaptif, dan berkelanjutan, termasuk untuk pencegahan dan pengelolaan penyakit tidak menular/degeneratif.
Mata kuliah Biostatistika Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk memilih, menerapkan, mengevaluasi, dan menginterpretasikan metode statistik pada data kesehatan secara tepat. Materi mencakup tipe dan skala data, probabilitas dan distribusi sampling, central limit theorem, eksplorasi dan visualisasi data, statistik deskriptif, estimasi dan confidence interval, pengujian hipotesis, power, uji parametrik dan nonparametrik, analisis data kategorik, korelasi, regresi linear sederhana dan multipel, regresi logistik, diagnostik model, confounding dan interaction, pengantar analisis survival, penanganan missing data, serta analisis reproducible dengan perangkat lunak statistik. Pembelajaran menekankan pemilihan metode berdasarkan pertanyaan penelitian, desain studi, asumsi, ukuran efek, ketidakpastian, serta pelaporan hasil yang transparan dan berbasis bukti.
Mata kuliah Administrasi dan Kebijakan Kesehatan Intermediet membekali mahasiswa Magister Kesehatan Masyarakat untuk menganalisis dan merancang administrasi, tata kelola, manajemen, serta kebijakan kesehatan pada tingkat organisasi, sistem kesehatan, dan lintas sektor. Pembelajaran mencakup sistem kesehatan dan governance, organisasi serta akuntabilitas, perencanaan berbasis situasi dan prioritas, pembiayaan kesehatan dan JKN, sumber daya manusia kesehatan, siklus kebijakan, agenda setting dan problem framing, analisis pemangku kepentingan dan ekonomi politik, formulasi dan implementasi kebijakan, monitoring-evaluasi dan manajemen kinerja, tata kelola data serta transformasi digital SATUSEHAT, kolaborasi lintas sektor dan Health in All Policies, serta penyusunan policy brief dan rekomendasi strategis untuk masalah kesehatan masyarakat termasuk penyakit tidak menular/degeneratif. Mahasiswa menggunakan data, bukti ilmiah, analisis risiko, prinsip equity, etika, dan kebutuhan masyarakat untuk menghasilkan solusi yang feasible dan berkelanjutan.
Mata kuliah ini membekali mahasiswa magister dengan pemahaman mendalam mengenai analisis risiko kesehatan lingkungan (ARKL), konsep kesehatan lingkungan lanjutan, serta perancangan dan evaluasi program intervensi kesling berbasis bukti.