Ilmu Penyakit Dalam adalah ilmu kedokteran yang menangani masalah-masalah kesehatan pada orang dewasa, meliputi penyakit-penyakit non-bedah dan mencakup hampir seluruh tubuh manusia. Departemen Ilmu Penyakit Dalam secara umum memiliki sub departemen yang secara khusus mempelajari ilmu penyakit dalam secara lebih spesifik.
Cabang Ilmu Neurologi, mahasiswa akan mempelajari segala hal yang akan berkaitan dengan gangguan pada system saraf, termasuk pada sistem saraf pusat (otak besar, otak kecil dan batang otak), system saraf tepi dan system saraf autonom.
Cabang Ilmu Kesehatan Jiwa pada tahap profesi akan membahas ilmu seputar kesehatan jiwa. Ilmu yang dipelajari mencakup tentang penyakit yang menginfeksi jiwa yang disebabkan oleh infeksi (baik bakteri, virus dan jamur), infeksi parasit, penyakit alergi, penyakit autoimun, penyakit bawaan yang diturunkan secara genetik, neoplasma yang dapat timbul pada bayi baru lahir hingga usia tua.
Ilmu yang dipelajari mencakup tentang penyakit yang menginfeksi kulit dan kelamin yang disebabkan oleh infeksi (baik bakteri, virus dan jamur), infeksi parasit, penyakit alergi, penyakit autoimun, penyakit bawaan yang diturunkan secara genetik, neoplasma yang dapat timbul pada bayi baru lahir hingga usia tua.
Pembelajaran kepaniteraan klinik di bagian Radiologi adalah membekali mahasiswa kedokteran dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap profesional yang dibutuhkan dalam penggunaan dan interpretasi pemeriksaan radiologi secara tepat untuk menunjang diagnosis dan terapi pasien.
Pembelajaran pada departemen Ilmu Kesehatan Anak (IKA) pada tahap profesi akan membahas ilmu kesehatan anak yang mencakup ilmu yang berkaitan dengan bayi dan anak. Ilmu kesehatan anak tidak sama dengan ilmu kedokteran dewasa. Perbedaan fisik tubuh yang jelas dan kematangan pertumbuhannya menjadikan kesehatan anak berdiri sebagai ilmu tersendiri. Tubuh yang lebih kecil dari bayi memiliki aspek fisiologis yang berbeda dari orang dewasa.
Aspek kedokteran lainnya ikut terpengaruh seperti defek congenital, onkologi dan imunologi. Menangani pasien anak bukan tidak bisa disamakan dengan menangani miniature pasien dewasa. Masa kanak-kanak adalah periode pertumbuhan, perkembangan dan kematangan terbesar pada berbagai organ tubuh. Selain itu, mahasiswa diharapkan memiliki kepribadian yang lemah lembut sehingga mampu melakukan pendekatan yang efektif terhadap pasien.
Cabang ilmu kedokteran yang mempelajari dan menerapkan prinsip anestesiologi, perawatan perioperatif, pengendalian nyeri, resusitasi, serta perawatan pasien kritis melalui pemantauan dan dukungan fungsi vital dan organ secara komprehensif untuk mempertahankan keselamatan dan kehidupan pasien. Materi pembelajaran Departemen UNPRI/RS Royal Prima meliputi bedside teaching,