3.2 Contoh Penerapan E-Business

Sebuah perusahaan X merupakan perusahaan mebel kayu yang membutuhkan kayu sebagai bahan baku atau bahan dalam pembuatan mebelnya maka diperlukan perusahaan Y yang merupakan supplier kayu. Perusahaan Y adalah rekan kerja bagi perusahaan mebel tersebut dan sebagai SCM bagi perusahaan mebel.

Perusahaan Y akan menyediakan kayu yang dibutuhkan oleh perusahaan X. Perusahaan X membentuk CRM yang dinamakan bagian pelayanan customer, yaitu berfungsi untuk melayani customer dalam hal penjualan produk perusahaan X kepada customer dan sebagai database customer.

Dengan informasi ini maka pihak manajemen dan pemasaran bisa mempelajari kebutuhan pelanggan secara detail dan mampu untuk merencanakan produk atau membuat penawaran kepada para pelanggan juga mengetahui secara detail produk-produk lain yang sudah dibeli oleh pelanggan. Perusahaan X juga membentuk ERP untuk terciptanya optimalisasi dalam pengelolaan sumber daya yang dimiliki perusahaan, misalnya dalam hal informasi, biaya, tenaga kerja, material, bahan baku, mesin-mesin produksi, produk jadi, dan sebagainya. Keseluruhan dari penggunaan SCM, CRM, dan ERP dalam perusahaan X dapat dikatakan sebagai sebuah sistem e-business dalam kegiatan perusahaannya.

3.       Tujuan dan Manfaat E-Business

Tujuan implementasi e-business adalah untuk mendukung efisiensi dan integritas pengelolaan data sumber daya manusia, keuangan, supply chain management/logistic management. Selain itu juga berfungsi sebagai sarana komunikasi dan informasi bagi publik dan stakeholder lainnya.

Dengan berbasiskan internet, sistem ini dapat diakses di semua tempat sesuai dengan hak akses yang telah ditentukan.

Adapun manfaat implementasi e-business adalah:

a.             meningkatkan kinerja operasional perusahaan,

b.             meningkatkan peluang akses ke pasar, pemasok, dan pendanaan yang sangat luas,

c.              meningkatkan efisiensi perusahaan,

d.             mempermudah pengelolaan aset perusahaan,

e.              meningkatkan kualitas layanan terhadap pelanggan,

f.               meningkatkan komunikasi seluruh stakeholder,

g.             mengatasi kesenjangan digital,

h.             media mempromosikan kompetensi perusahaan,

i.               memperlancar kegiatan ekonomi,

j.               memperlancar transaksi bisnis,

k.             sarana penyebaran informasi secara luas.