9.5 Proses Personal Selling

1. Prospecting & Qualifying (memilih dan menilai prospek).

    Mengidentifikasikan pelanggan potensial. Biasanya menghubungi banyak calon, namun hanya

    beberapa yang jadi, bahkan tidak mustahil hanya satu yang jadi.

2. Preapproach (pra pendekatan).

    Sebelum menemui calon sebaiknya dipelajari dulu tentang organisasi dan calon pembeli.

3. Approach (pendekatan).

    Langkah dimana wiraniaga harus mengetahui bertemu dan menegur pembeli untuk mendapat

    hubungan sebagai awal.Langkah ini melibatkan penampilan wiraniaga (tenaga penjual), kata-

    kata pembukaan, dan penjelasan lanjut. Oleh karena itu, penting bagi tenaga penjual untuk

    memberikan kesan pertama yang baik kepada calon konsumen atau nasabahnya.

4. Presentation (presentasi).

    Langkah dimana wiraniaga menceritakan sejarah dan bagaimana produk bisa memberi manfaat

    kepada pembeli.Oleh karena itu, tenaga penjual harus mempunyai kemampuan mendengarkan

    dan memecahkan masalah dengan baik.

5. Handling Objection (mengatasi keberatan).

    Langkah dimana wiraniaga mencari dan menghilangkan keberatan untuk membeli.Dalam

    mengatasi keberatan, tenaga penjual harus menggunakan pendekatan positif, menggali

    keberatan yang tersembunyi, meminta calon konsumen untuk menjelaskan keberatan,

    menggunakan keberatan sebagai peluanguntuk memberikan informasi lebih banyak, dan

    mengubah keberatan menjadi alasan membeli.

6. Closing (menutup penjualan).

    Langkah dimana wiraniaga meminta order.

7. Follow-Up (tindak lanjut).

    Langkah terakhir, dimana wiraniaga menindaklanjuti untuk meyakinkan pelanggan mendapat

    kepuasan


Last modified: Tuesday, 24 November 2020, 7:12 PM