11.2.Pengertian kas
Kas adalah alat pembayaran yang dapat dipakai untuk membiayai kegiatan perusahaan. Kas adalah aktiva yang paling lancar, harus sediakan dalam jumlah yang cukup, tidak berlebihan sebab dapat menimbulkan Idle kas dan tidak kekurangan sebab akan menimbulkan tersendatnya kegiatan perusahaan Yang termasuk kas antara lain :Uang tunai, uang kas yang disimpan dibank, cek yang
diterima pihak lain cek kasir ,wesel pos dan simpanan bank-bank luar negeri, Sedangkan yang tidak termasuk kas antara lain cek mundur, pembayaran dimuka, effek, prangko dan materai, deposito berjangka, dana-dana wesel tagih. Didalam suatu perusahaan yang dimaksud kas adalah uang yang disimpan dibank sehingga diperlukan administrasi pengelolaan kas bank yang memadai.
Prosedur penerimaan dan pengeluaran kas dibank
Untuk mencegah penyalahgunaan kas atau tidak terjadi kecurangan-kecurangan dalam pengelolaan kas perlu diadakan pengawasan kas yang meliputi :
1. Prosedur penerimaan kas bank
- Diadakan pembagian tugas antara fungsi penerimaan, pencataan, dan penyimpanan kas
- Setiap penerimaan kas dibuat bukti penerimaan kas, segera dicatat dan disetorkan ke bank
- Dibedakan antara fungsi pengelolaan kas dan pencatat kas
- Dibuat laporan kas setiap hari
- Diadakan kas opname secara intern tanpa memberitahuan terlebih dahulu
2. Prosedur pengeluaran kas bank Semua persyaratan yang relative besar digunakan cek
- Digunakan sistem Voucer untuk menjamin bahwa pengeluaran-pengeluaran kas memang untuk pengeluaran perusahaan
- Dipisahkan antara yang menulis, yang menandatangani dan mencatat pengeluaran cek
- Setiap hari diadakan laporan kas Untuk pengeluaran yang relative kecil dibentuk dana kas kecil (Petty Cash)
- Secara Insidental diadakan kas opname