12.6 Sikap & Etika, Menjawab Telphone & Percakapan dan menutup percakapan Telphone

Sikap Ketika Telphone Berdering

1. Sebaiknya sudah menyiapkan kertas dan pena di dekat pesawat telepon

2. Berkonsentrasi

3. Mengangkat dengan segera ketika telepon berdering, jangan sampai lebih dari tiga kali

    dering.

4. Mengangkat gagang telepon dengan hati-hati

5. Menjaga jarak antara mulut dengan speaker di telepon

6. Memegang handset telephone dengan tangan kiri

7. Atur posisi tubuh bebas


Etika Berkomunikasi di Telphone

Beberapa etika penting yang perlu diperhatikan dalam melakukan komunikasi dengan telepon di kantor, selain melakukan standar greeting adalah :

1. Letakan pesawat telepon di tempat yang tepat atau mudah dijangkau

2. Jangan biarkan telepon berdering lebih dari tiga kali

    Dalam meninggalkan penelepon pertama untuk sementara pastikan:

    a. Pesan harus jelas bahwa kita akan segera kembali lagi.

    b. Pesan harus jelas bahwa kita ada telepon masuk lagi.

    c. Posisi harus di hold, supaya customer bisa mendengar musik.

    d. Sampaikan terima kasih karena telah menunggu, setelah kita kembali ke penelepon

        pertama.

    e. Jika posisi tidak di hold maka akan mendengarkan percakapan kita dengan nomor

        telepon yang baru diterima.

3. Mengingat jika kita menggunakan fasilitas kantor

4. Customer is the central of everything we do

5. Menciptakan suasana yang kondusif


Menjawab Telphone

Ketika telepon berdering, jawaban yang sebaiknya diberikan penerima telepon pertama kali kepada penelepon adalah :

1. Jangan menjawab dengan kata “Halo”, “Hai”, atau “Ya?

2. Mengucapkan salam: “Selamat Pagi”, “Selamat Siang”, “Selamat Sore”, atau “Selamat  

    Malam”.

3. Menyebutkan nama perusahaan (jika berada di perusahaan).

4. Menjawab semua pertanyaan penelepon dengan sopan dan sabar


Percakapan Telphone

Dalam percakapan ditelepon diperlukan tanggapan positif dari penerima telepon. Hal ini biasanya tergantung dari suasana dan keadaan percakapan antara penelepon dan penerima telepon. Sebut saja dalam suasana telepon di kantor, sikap positif yang bisa ditunjukkan penerima telepon antara lain :

1. Berbicara dengan sopan

2. Memperhatikan keadaan si penelepon dengan seksama Sikap formal namun positif yang

    dilakukan antara lain :

    a. Menanyakan keperluan penelepon setelah menyapa dengan salam.

    b. Tetap ramah dan sopan saat berbicara.

    c. Berbicara sambil tersenyum.

    d. Ceria.

    e. Menanyakan kabar si penelepon (kalau sudah saling kenal)

    f. Menanyakan nama dan keperluan (jika baru pertama kali berkomunikasi)

    g. Tetap aktif dan hangat

    h. Menjaga nada supaya tidak monoton


Sikap Tele Marketing jika suasana yang dihubungi dalam keadaan susah :

a. Menjaga perasaan orang yang diajak bicara

b. Tidak menambah beban dalam kesedihan

c. Menyampaikan rasa empati dengan kata-kata

d. Menunjukan keseriusan untuk memperhatikan yang diucapkan penelepon

e. Tidak tertawa terbahak-bahak

 

Sikap Tele Marketing jika dalam keadaan gembira :

a. Tertawalah secara lepas, tetapi alami

b. Tetap mengontrol kata-kata supaya tidak menyinggung orang di sekitar kita

c. Menjaga suasana informal, tetapi tidak berlebihan


Menutup Percapakan

“Parting is the same important as opening”. Penutupan berkomukasi di telepon sama pentingnya dengan saat membuka  percakapan. Setidaknya, penelepon akan merasakan suatu kesan yang baik jika penerima telepon konsisten dengan kesopanan bertelepon sampai akhir percakapan.

Kesan yang positif bisa ditunjukkan dalam hal-hal seperti yang tercanum di bawah ini :

a. Menanyakan apakah ada pesan lagi

b. Mengucapkan terima kasih

c. Memberi salam

d. Memeberi kesempatan penelepon menutup sambungan terlebih dahulu

e. Meletakkan gagang telepon kembali dengan hati-hati

f. Memprioritaskan hal-hal yang perlu ditindaklanjut




 



Last modified: Tuesday, 15 December 2020, 12:55 PM