Sejarah Leksikografi

Leksikografi

Sejarah perkamusan di Indonesia dimulai dengan kamus daftar kata atau glosarium. Leksikografi tertua dalam sejarah kamus Indonesia adalah daftar kata Cina-Melayu sebanyak 500 kata pada abad ke-15. Setelah itu, terbit daftar Italia-Indonesia yang disusun oleh Pigapetta (1522). Sementara itu, kamus tertua adalah kamus berbahasa Belanda oleh Frederick de Houtman berjudul, “Spraeckende Woord-boek, Inde Maleysche ende Madagaskarsche Talen met vele Arabische ende Tursche Woorden” (1603). Selanjutnya, karangan Casper Wiltens dan Sabastianus Danckerts yang berjudul, “Vocabularium ofte Woordboek near order vanden Alphabet in’t Duytch-Maleysch ende Maleysche-Duytsch (1623)”. Setelah itu, ada lagi naskah kamus Jawa tertua yang tersimpan di Perpustakaan Vatikan, yakni Lexicon Javanum (1706) dan kamus bahasa Sunda yang tertua, yakni Nederduitsch-Maleisch en Sundasch Woordenboek (1841) oleh A. de Wilde. Kamus-kamus tersebut merupakan kamus dwibahasa dan kamus multibahasa yang mengawali kamus ekabahasa Melayu.

Kamus pertama Indonesia dibuat tahun (1916) adalah kamus Melayu- Jawa. Kamus ini memiliki dua bahasa/dwibahasa yang disusun oleh Baoesastra Melajoe-Djawa. Kamus satu bahasa/ekabahasa pertama disusun putra Indonesia oleh Raja Ali Haji dari Riau. Kamus tersebut adalah “Kamus Logat Melajoe-Johor-Pahang-Riau-Lingga penggal”. Cetakan pertama kamus itu dilakukan oleh Al Ahmadiah Press Singapoera pada tahun 1928. Naskahnya diperkirakan ditulis pada abad ke-19. Kitab Pengetahuan Bahasa itu jika dipandang dari teknik perkamusan sebetulnya tidak dapat digolongkan sebagai kamus. Namun, buku itu dapat digolongkan sebagai kamus ensiklopedis bagi pelajar. Selanjutnya, ada pula karya W.J.S Poerwadarminta, C.S. Handjasoedarma, dan J.C. Poedjasoedira berjudul Baoesastra Djawa (1930) yang dianggap sebagai pelopor perkamusan ekabahasa bahasa Jawa.

Sejak masa kemerdekaan sampai dengan sekarang sudah ribuan kamus dihasilkan. Kamus itu antara lain adalah Kamus Bahasa Sunda oleh R. Satjadibrata (1948), Kamus Istilah oleh S.T. Alisjahbana (1949), Logat Ketjil Bahasa Indonesia oleh W.J.S. Poerwadarminta (1949), Kamus Indonesia oleh E. St. Harahap (1951), Kamus Besar Bahasa Indonesia oleh Hassan Noel Arifin (1951), Kamus Moderen Bahasa Indonesia oleh St.M. Zain (1954), Kamus Sinonim Bahasa Indonesia oleh Harimurti Kridalaksana (1974), Kamus Linguistik oleh Harimurti Kridalaksana (1982), Kamus Singkatan dan Akronim Baru dan Lama oleh Ateng Winarno (1991), Kamus Hukum Belanda-Indonesia oleh M. Thermorshuizen (2000).




Last modified: Tuesday, 9 May 2023, 9:16 AM