Tingkatan/Tahapan Apresiasi Sastra Anak

Tingkatan/Tahapan Apresiasi Sastra Anak 

1. Mengalami pengalaman yang ada dalam cipta sastra anak, ia terlibat langsung secara emosional, intelektual, dan imajinatif. 

2. Setelah mengalami hal seperti itu, kemudian daya intelektual seseorang itu bekerja lebih giat menjelajahi medan makna karya sastra yang diapresiasinya; dan 

3. Menyadari hubungan sastra dengan dunia di luarnya sehingga pemahaman dan penikmatannya dapat dilakukan lebih luas dan mendalam.


Manfaat Apresiasi Sastra Anak 

1. Manfaat Estetis

2.  Manfaat Pendidikan 

3. Manfaat Kepekaan Batin atau Sosial 

4.  Manfaat Menambah Wawasan 

5. Manfaat Pengembangan Kejiwaan atau Kepribadian


Pembelajaran Apresiasi Sastra Anak 

a. Persiapan Pembelajaran Sastra Anak 

(1) Memilih Bahan Ajar 

(2) Menentukan Metode Pembelajaran 

(3) Menulis Persiapan Mengajar Harian 

b. Pelaksanaan Pembelajaran Sastra Anak 

(1) Pra-Kegiatan Belajar Mengajar 

(2) Kegiatan Belajar Mengajar di Kelas

c. Evaluasi Pembelajaran Sastra Anak 

(1) Penilaian Prosedur 

(2) Instrumen Penilaian


Pemilihan bahan apresiasi sastra anak harus terfokus pada substansi anak, meliputi: (1) pengalaman jiwa anak yang terbatas (pada umumnya lebih menyukai fabel, tumbuhan, alam, lingkungan, dan cuaca; penguasaan kosakata yang masih terbatas; dan cerita yang sederhana, tidak terlalu panjang, dan alur lurus), (2) perlu diberi karya-karya yang bersangkut paut dengan kekeluargaan, dan (3) tema cerita dapat mengembangkan imajinasi anak dengan gaya bercerita segar dan menarik, serta tokohnya dapat memberi suri teladan baik.


Last modified: Wednesday, 20 May 2020, 9:38 AM