10.1. Pengamatan Lingkungan
Lingkungan merupakan factor yang terpenting untuk menunjang keberhasilan organisasi dalam persaingan. Banyak organisasi mengalami kegagalan dalam melaksanakan aktivitas bisnis disebabkan karena kegagalan untuk memahami dan mengidentifikasi secara benar lingkungan dimana mereka berada. Buku “The Art of War” oleh Sun Tzu mengatakan : ketahuilah musuh, diri sendiri, daerah dan cuaca dengan baik maka akan diperoleh kemenangan total. Dalam menentukan tujuan, sasaran, dan strategi- strategi yang diambil, diperlukan suatu analisis mendalam serta menyeluruh mengenai lingkungan perusahaan dimana berada. Analisis lingkungan dapat dibedakan atas dua bagian yaitu :
1. Analisis Lingkungan Eksternal
Lingkungan eksternal terdiri dari variabel-variabel (Peluang dan Ancaman) yang berada di luar organisasi dan tidak secara khusus ada dalam pengendalian jangka pendek dari manjemen puncak. Lingkungan eksternal meliputi :
Lingkungan kerja terdiri dari
elemen-elemen atau kelompok yang secara langsung berpengaruh/dipengaruhi oleh
operasi utama organisasi. Elemen lingkungan kerja meliputi : pemegang saham,
pemerintah, pemasok, komunitas, pesaing, pelanggan, kreditur, serikat buruh,
kelompok kepentingan khusus dan asosiasi perdagangan.
Lingkungan sosial terdiri dari kekuatan
umum, dimana kekuatan ini tidak
berhubungan langsung dengan aktivitas-aktivitas jangka pendek organisasi
tetapi dapat/sering mempengaruhi keputusan jangka pendek. Lingkungan sosial
tersebut meliputi : kekuatan-kekuatan ekonomi, sosiokultural, teknologi dan
politik, hukum dalam hubungannya dengan lingkungan perusahaan secara keseluruhan.
2. Analisis Lingkungan Internal
Lingkungan internal terdiri dari variabel-variabel (Kekuatan dan Kelemahan) yang ada di dalam organisasi tetapi biasanya tidak dalam pengendalian jangka pendek dari manajemen puncak. Variabel-variabel lingkungan internal meliputi :
Struktur adalah cara bagaimana
perusahaan diorganisasikan yang
berkenaan dengan komunikasi, wewenang dan arus kerja yang sering disebut rantai kerja.
Budaya adalah pola keyakinan,
pengharapan dan nilai-nilai yang dibagikan oleh anggota organisasi secara
khusus memunculkan dan mendefinisikan perilaku yang diterima semua anggota
organisasi.
Sumber
daya adalah asset yang merupakan bahan baku bagi poduksi barang dan jasa
organisasi yang meliputi : keahlian orang, kemampuan dan bakat manajerial,
asset keuangan dan fasilitas pabrik.