15.5 Cara Kerja MRP
1. Bucketing : bucketing adalah kapan waktu dan berapa jumlah produk yang dibutuhkan. MRP dimulai dengan mengkonsolidasikan periode waktu yang dibutuhkan untuk setiap produk akhir, periode waktu inilah yang disebut bucket. Jadi pertama kita harus menentukan waktu berakhir yang dibutuhkan untuk membuat produk akhir.
2. Part explosion : setelah menyelesaikan bucketing atau periode waktu, maka yang berikutnya adalah meledakkan atau membagi setiap benda menjadi material-material yang dibutuhkan. Kalau kita mengambil contoh speaker Awesome, maka A bisa dikatakan “meledak”atau terbagi menjadi material B, C sampai G dengan jumlah yang berbeda-beda.
3. Offsetting : setelah waktu akhir ditentukan dan kita tahu berapa material yang dibutuhkan dalam part explosion, sekarang kita akan melakukan offset. Perhatikan contoh time phased product structure, kalau 31 Mei menjadi waktu akhir maka 24 Mei A harus dikerjakan. Dua minggu untuk membuat B, maka 10 Mei B harus mulai dikerjakan. C membutuhkan 1 minggu, maka 17 Mei harus dikerjakan. Itulah yang dimaksud dengan offset. Dalam offset ingat untuk selalu menggunakan manufacturing lead time.
4. Aggregation : menentukan gross requirement atau total dari setiap komponen atau bahan mentah. Mungkin ada komponen yang sama dipakai di 5 produk lini berbeda, sehingga komponen tersebut akan di total. Karena dengan membuat agregatnya maka kita tidak perlu melakukan pesanan berulang yang bisa menambah biaya, bahkan mungkin dengan mentotal jumlahnya kita bisa mendapatkan potongan harga hasil dari pemesanan jumlah banyak.
5. Netting : setelah menemukan gross requirement, maka kita akan melihat net requirement atau kebutuhan bersih dengan melihat ketersediaan persediaan di gudang. Dalam contoh speaker Awesome, kalau D dibutuhkan sebanyak 800, seandainya di gudang terdapat persediaan sebanyak 400, maka kebutuhan net atau “bersih” kita adalah 400. Secara rumus : Nett requirement = gross requirement – (persediaan yang ada – safety stock – persediaan untuk pengguna lain)
Safety stock adalah jumlah tertentu sebuah stok yang harus ada dalam persediaan sebagai cadangan wajib. Persediaan untuk pengguna lain adalah persediaan yang sudah disediakan atau dipesan oleh pengguna atau produk lain di luar produk kita.
6. Jadwal pengadaan : pengadaan setiap material atau komponen menggunakan ordering lead time.
Lot sizing : metode ini digunakan untuk mengkonsolidasikan kebutuhan dalam ukuran lot sehingga economic order quantity dapat tercapai. Economic order quantity adalah jumlah paling ekonomis sehingga biaya pemesanan dan biaya untuk penyimpanan dalam batas minimum.