10.3. Jurnal Penjualan
Jurnal penjualan adalah jurnal khusus yang digunakan untuk menyimpan transaksi penjualan terperinci.
Tujuan utamanya adalah untuk meringkas informasi transaksi bervolume tinggi dari buku besar umum, sehingga menyederhanakan buku besar.
Informasi berikut adalah biasanya disimpan dalam jurnal penjualan untuk setiap transaksi penjualan:
- Tanggal transaksi
- Nomor rekening
- Nama Pelanggan
- Nomor faktur
- Jumlah penjualan (debit akun piutang dagang dan kredit akun penjualan)
Pada dasarnya, jurnal penjualan hanya mencatat piutang; ini berarti bahwa penjualan yang dilakukan secara tunai tidak dicatat dalam jurnal penjualan.
Sebuah penjualan yang dibuat dengan uang tunai akan dicatat dalam jurnal penerimaan kas. Namun terkadang pada prakteknya masih ada yang mencatatkan dan menggabungkan penjualan tunai dalam jurnal penjualan.
Transaksi penjualan per hari akan dicatat pada jurnal penjualan, yang kemudian disederhanakan untuk diposting ke dalam buku besar di akhir periodenya.
Konsep jurnal penjualan adalah sebagian besar terbatas pada sistem
akuntansi manual dan biasanya jurnal khusus ini tidak selalu digunakan
dalam sistem akuntansi terkomputerisasi.