14.3. Jenis persediaan yang ada dalam perusahaan manufaktur
Jenis persediaan yang ada dalam perusahaan manufaktur sebagai berikut:
- Bahan baku adalah barang-barang yang akan menjadi bagian dari produk jadi yang dengan mudah dapat diikuti biayanya. Bahan baku berarti bahan utama dalam proses produksi. Sedangkan bahan penolong adalah barang-barang yang juga menjadi bagian dari produk jadi tetapi jumlahnya relatif kecil atau sulit diikuti biayanya.
Supplies pabrik Adalah barang-barang yang mempunyai fungsi melancarkan proses produksi
barang dalam proses
Adalah barang-barang yang sedang dikerjakan(diproses)tetapi pada tanggal neraca barang-barang tadi belum selesai di kerjakan. Untuk dapat dijual masih di perlukan pengerjaan lebih lanjut.
Produk selesai
Yaitu barang-barang yang sudah selesai dikerjakan dalam proses produksi dan menunggu saat penjualannya.
Metode pencatatan persediaan barang dagang
- Metode fisik
Penggunaan metode fisik mengharuskan adanya perhitungan barang yang masih ada pada tanggal penyusunan laporan keuangan. Perhitungan persediaan (atock opname) ini diperlukan untuk mengetahui bebrapa jumlah barang yang masih ada dan kemudian diperhitungkan harga pokonya. Dalam metode ini mutasi persediaan barang tidak diikuti dalam buku-buku,setiap pembelian barang dicatat dalam rekening pembelian. Karena tidak ada catatan mutasi persediaan barang maka harga pokok penjualan juga tidak dapat diketahui sewaktu-waktu. Harga pokok penjualan baru dapat dihitung apabila persediaan akhir sudah dihitung.
Perhitunga harga pokok penjualan dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Persediaan barang awal xxx
Pembelian (neto) xxx (+)
Tersedia untuk dijual xxx
Persediaan barang akhir xxx (-)
Harga pokok penjualan xxx
Ada masalah yang timbul jika digunakan metode fisik, yaitu jika diinginkan menyusun laporan keuangan jangka pendek (intern) misalnya bulanan, yaitu keharusan mengadakan perhitungan fisik atas persediaan barang,
- Metode buku (perpetual)
Dalam metode buku setiap jenis persediaan dibuatkan rekening sendiri-sendiri yang merupakan buku pembantu persediaan. Rekening yang digunakan untuk mencatat persediaan terdiri dari beberapa kolom yang dapat dipakai untuk mencatat pembelian,penjualandan saldo persediaan. Setiap perubahan dalam persediaan diikuti dengan pancatatn dalam rekening persediaan sehingga jumlah persediaan sewaktu-waktu dapat diketahui dengan melihat kolom saldo rekening persediaan.