Rasio Aktivitas

Pengertian Rasio Aktivitas adalah rasio yang digunakan untuk mengukur efektivitas perusahaan dalam menggunakan aktiva yang dimilikinya

Tujuan & Manfaat Rasio Aktivitas

1.Untuk menghitung rata-rata penagihan piutang
2.Untuk menghitung berapa hari rata-rata persediaan tersimpan di gudang
3.Untuk mengukur berapa kali dana yang ditanamkan dalam modal kerja berputar dalam satu periode

Semakin tinggi angka perputaran semakin efektif aset digunakan.

Semakin tinggi rata-rata umur piutang, semakin tidak baik (tidak efektif menggunakan aset)

Jenis-Jenis Rasio Keuangan
1.Receivable Turn Over /Perputaran piutang

  Merupakan perbandingan antara penjualan bersih dengan piutang.

Semakin tinggi rasio ini akan semakin baik kemampuan perusahaan dalam menagih piutang yang dimilikinya.

Rumus

Rata-rata Umur Piutang = Penjualan/Piutang

2. Perputaran Persediaan/Inventory Turn Over (ITO)

Merupakan  harga pokok penjualan dibagi persediaan. Rasio ini berguna untuk mengetahui kemampuan perusahaan dalam mengelola persediaan, dalam arti berapa kali persediaan yang ada akan diubah menjadi penjualan.

Semakin tinggi rasio maka semakin cepat persediaan diubah menjadi penjualan.

Rumus

ITO = HPP/Inventory 

3. Perputaran Aktiva Tetap /Total Asset Turn Over (TATO)

Merupakan penjualan bersih dibagi rata-rata total aktiva. Kemampuan perusahaan dalam menggunakan aktiva yang dimiliki untuk menghasilkan penjualan. Dengan melihat rasio ini kita bisa mengetahui efektifitas penggunaan aktiva dalam menghasilkan penjualan

Rumus

TATO = Penjualan Bersih/Total Aktiva

   


   

                                            




Last modified: Saturday, 21 March 2020, 1:57 PM