Strategi Penjualan
Strategi Penjualan
Strategi penjualan
adalah logika penjualan di mana unit bisnis berharap untuk
menciptakan nilai dan manfaat dari hubungan mereka dengan konsumen. Strategi penjualan
adalah program keseluruhan perusahaan dalam menentukan target pasar dan
memuaskan konsumen dengan membangun kombinasi elemen dari bauran pemasaran;
produk, distribusi, promosi, dan harga. Strategi penjualan
memiliki peran penting dalam suatu perusahaan atau bisnis karena berfungsi
untuk menentukan nilai ekonomi perusahaan, baik harga barang maupun jasa. Ada tiga faktor penentu nilai
harga barang dan jasa, yaitu : Produksi, Pemasaran & Konsumsi. Tindakan membagi pasar menjadi kelompok
pembeli yang berbeda dengan kebutuhan, karakteristik, atau perilaku yang berbeda
yang mungkin memerlukan produk atau bauran pemasaran yang berbeda. Yaitu proses mengevaluasi daya tarik
masing-masing segmen pasar dan memilih satu atau lebih segmen yang akan dilayani, Perusahaan harus memutuskan bagaimana
membedakan penawaran pasar mereka untuk setiap segmen target dan posisi apa yang
ingin mereka tempati di segmen tersebut, Pada umumnya, terdapat 4 tujuan
strategi penjualan, yaitu : 1. Untuk
meningkatkan kualitas koordinasi antar individu di dalam tim pemasaran 2. Sebagai
ukuran hasil pemasaran atas dasar standar pencapaian yang sudah ditentukan 3. Sebagai
dasar logis dalam langkah pengambilan keputusan pemasaran 4. Untuk
meningkatkan kemampuan beradaptasi apabila terdapat perubahan pemasaran Menurut Kotler dan Armstrong (2008)
Menurut Kurtz (2008)
Langkah-langkah
penerapan strategi penjualan :
1. Segmentasi Pasar (Market
Segmentation)
2. Penentuan Target Pasar (Market
Targeting)
3. Diferensiasi & Posisi
Pasar (Differentiation & Positioning)
Tujuan strategi penjualan :
Contoh Strategi penjualan :
1. Kemitraan (Partnership)
2. Bekerja sama dengan Influencer
3. Melibatkan karyawan
4. Menjaga pelanggan lama