3.2 Fungsi Laporan Keuangan
Fungsi Laporan Keuangan Untuk Bisnis
Laporan keuangan memiliki banyak fungsi untuk bisnis, yaitu antara lain;
1. Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Bisnis
Laporan keuangan memiliki peran krusial dalam mengevaluasi performa bisnis. Melalui laporan keuangan, kita bisa mendapatkan informasi mengenai keuangan perusahaan pada periode tertentu. Pengukuran performa bisnis berdasarkan laporan keuangan mencakup analisis atas kondisi keuangan perusahaan, efisiensi operasional, profitabilitas, kelancaran arus kas, dan kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban jangka panjangnya.
2. Memudahkan Pengambilan Keputusan
Laporan keuangan memiliki peran utama dalam menyederhanakan pengambilan keputusan bagi manajemen dan pemangku kepentingan perusahaan. Beberapa cara laporan keuangan mempermudah pengambilan keputusan adalah sebagai berikut:
- Struktur Informasi: Laporan keuangan memberikan informasi keuangan secara terstruktur dan sistematis tentang situasi keuangan perusahaan. Hal ini memungkinkan para pengambil keputusan untuk dengan cepat memahami performa keuangan dan kelayakan bisnis.
- Evaluasi Kinerja: Laporan keuangan memungkinkan manajemen untuk mengevaluasi kinerja bisnis dalam periode tertentu melalui analisis laporan laba rugi, neraca, dan laporan arus kas. Informasi ini membantu mengidentifikasi tren dan pola bisnis serta mengukur sejauh mana pencapaian tujuan keuangan telah terjadi.
3.Sebagai Alat Untuk Memenuhi Kewajiban Perpajakan
Laporan keuangan memiliki peran penting dalam memenuhi kewajiban perpajakan perusahaan. Pada dasarnya, laporan keuangan berisi informasi keuangan yang diperlukan untuk menghitung dan melaporkan pajak perusahaan kepada otoritas pajak. Berikut adalah beberapa cara laporan keuangan digunakan untuk memenuhi kewajiban perpajakan:
- Perhitungan Pajak Penghasilan: Laporan keuangan, terutama laporan laba rugi atau laporan hasil usaha, menyediakan data tentang pendapatan dan pengeluaran perusahaan. Informasi ini digunakan untuk menghitung laba atau rugi fiskal perusahaan, yang merupakan dasar perhitungan pajak penghasilan perusahaan.
- Penyusunan Laporan Pajak: Laporan keuangan menyediakan informasi penting yang diperlukan untuk menyusun laporan pajak yang sesuai dengan peraturan pajak yang berlaku. Perusahaan harus memastikan bahwa jumlah pajak yang dilaporkan dalam laporan pajak sejalan dengan informasi yang tercantum dalam laporan keuangan.
4. Sebagai Alat Untuk Mendapatkan Modal
Laporan keuangan juga berperan sebagai alat yang penting dalam upaya perusahaan untuk mendapatkan modal dari berbagai sumber pembiayaan. Baik itu dari bank, investor, atau pasar modal, laporan keuangan merupakan alat yang digunakan untuk meyakinkan para pihak terkait tentang kesehatan keuangan dan kinerja bisnis perusahaan.
5. Sebagai Alat Untuk Memantau Arus Kas
Laporan keuangan juga berperan penting sebagai alat untuk memantau arus kas perusahaan. Arus kas adalah salah satu aspek kritis dari kesehatan keuangan suatu perusahaan, dan pemantauan yang tepat sangat penting untuk kelangsungan operasional dan pertumbuhan bisnis. Berikut adalah beberapa cara laporan keuangan digunakan sebagai alat untuk memantau arus kas:
- Laporan Arus Kas: Laporan arus kas adalah salah satu bagian dari laporan keuangan yang memberikan informasi tentang penerimaan dan pengeluaran kas selama periode tertentu.
- Pengukuran Arus Kas Bersih: Laporan arus kas membantu dalam mengukur arus kas bersih perusahaan, yaitu selisih antara arus kas masuk dan keluar. Arus kas bersih adalah indikator utama kesehatan keuangan dan likuiditas perusahaan.