Fungsi Akronimisasi
Fungsi Akronim
1. Akronim sebagai penyingkat nama
Seperti yang dipahami selama ini, daya ingat manusia secara universal
sangat terbatas. Keterbatasan tersebut mendorong manusia untuk mencari
alternatif dalam mengingat sesuatu. Nah, cara paling mudah adalah
dengan membuat kependekan. Jadi kata-kata dipendekan agar lebih mudah
diingat. Pemendekan itu bisa singkatan, penggalan, kontraksi, lambang
huruf, atau akronim.
2. Akronim sebagai semboyan dan media humor
Selain difungsikan sebagai penyingkat nama, akronim juga memiliki fungsi sebagai media humor atau semboyan. Bila kamu perhatikan, akronim dapat ditemukan dengan mudah seluruh Indonesia. Sebagai contoh, warga Kabupaten Kediri mempunyai semboyan Bersinar Terang yang berarti bersih, menarik, tertib, dan aman.
Kemudian ada juga kota Jombang dikenal dengan semboyan sebagai Kota Beriman yakni bersih, indah, dan aman. Kota Sampang yang memang masyarakatnya memiliki mata pencaharian sebagai pelaut menyebut kotanya dengan Bahari (bersih, anggun, harmonis, aman, rapi, dan indah).
Menukil Haerun Ana, Kota Pasuruan yang melahirkan pahlawan nasional mempunyai semboyan Untung Surapati yang berarti ulama, nelayan, tani, umarok, niagawan, generasi muda, serentak upayakan ramai-ramai membangun Pasuruan aman tertib dan indah. Nah, coba perhatikan kota tempat tinggalmu deh. Besar kemungkinan kota tersebut memiliki semboyan tertentu yang bisa digolongkan sebagai akronim.