Pengantar

       Istilah kata majemuk dan komposisi dalam berbagai buku morfologi bahasa Indonesia digunakan untuk mengacu kepada  satu konsep yang sama. Misalnya, Chaer (2008) menggunakan istilah komposisi untuk mengacu kepada proses penggabungan dasar dengan bentuk berupa morfem akar ataupun morfem dasar berimbuhan untuk mewakili suatu konsep yang belum  terwadahi dalam sebuah kata, demikian Chaer (2008: 209).  Dewasa ini banyak konsep-konsep kata baru yang muncul, hal itu berdampak kepada pemerkayaan kosakata bahasa Indonesia. Komposisi atau tata susun konstituen bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam pembentukan kosa kata itu.

         Umpamanya, dalam bahasa Indonesia terdapat kata laman  web ‘halaman web’ atau ‘halaman benua' usaha yang merujuk  kepada konsep ‘kegiatan dengan mengerahkan tenaga dan pikiran untuk menelusuri web’, namun dalam ranah tenologi informasi terdapat konsep laman web yang bermakna ‘orang yang melihat adanya peluang melalui informasi internet’ atau usaha yang digerakkan oleh teknologi elektronik, ada pula konsep kewirausahaan berbasis teknologi yang ditelusuri melalui laman web yang bermakna ‘semangat bisnis yang didukung oleh seperangkat tekonologi’. Contoh lain dalam bahasa Indonesia terdapat kata ajang ‘tempat nasi yang akan dimakan, medan; atau tempat untuk bertempur’. Tetapi, dalam kehidupan nyata, terdapat banyak ajang, misalnya, ajang  interaktif, ajang bisnis, ajang facebook, ajang watchup, ajang modeling, ajang perang, ajang branding, bentuk lain lagi misalnya kelana alam, cegah siar, halaman utama, layar web, dan sebagainya.

         Contoh lain lagi, bahasa Indonesia memiliki kata pos untuk  memaknai ‘tempat surat, tempat penjagaan kantor polisi tempat perhentian’. Tetapi, secara realitas kehidupan sehari-hari ada konsep ‘tempat surat yang dikirim melalui media elektronik’, maka terbentuklah komposisi pos elektronik; ada
konsep tempat surat yang memberi fasilitas pengiriman foto, dan media komunikasi berbentuk tulis menulis kepada teman secara langsung, dan ruang menulis artikel’, maka terbentuklah komposisi facebook. Sebaliknya, konsep ‘tempat surat tanpa elektronik’ punya komposisi yaitu: pos biasa, pos kilat, pos ekspress.

Last modified: Tuesday, 21 June 2022, 2:59 PM